- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS-NATO Tolak Kirim Tank L...
AS-NATO Tolak Kirim Tank Leopard ke Ukraina
Minggu, 22 Jan 2023, 10:03 WIBRAMSTEIN -Tidak ada tank Leopard yang akan diberikan kepada Ukraina oleh Jerman untuk saat ini, kata Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Ketua Gabungan Kepala Staf militer AS, Jenderal Mark A. Milley pada Jumat (20/1).
Hal itu disampaikan dalam sebuah pengarahan di Pangkalan Udara Ramstein AS di Jerman yang dikutip VOA, Sabtu (21/1), setelah sebuah konferensi internasional mengenai dukungan untuk Ukraina.
Pertemuan internasional itu diadakan di tengah-tengah rasa frustrasi Kyiv atas perbedaan pendapat mengenai pengiriman tank ke Ukraina ketika invasi berskala penuh telah berlangsung selama 11 bulan. Dalam pertemuan itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy secara langsung mengajukan permintaan akan tank-tank.
Kemudian dalam pidatonya pada Jumat malam (20/1), Zelenskyy mengatakan Ukraina harus berjuang untuk mendapatkan pasokan persenjataan berat modern.
"Setiap hari kami semakin memperjelas bahwa tidak ada alternatif lain selain mendapatkan tank-tank," katanya.
Zelenskyy berterima kasih kepada AS, sekutu-sekutu Eropa dan Kanada atas bantuan persenjataan militer dan menekankan pentingnya pengiriman yang cepat. "Satu-satunya hal yang perlu ditekankan adalah waktu, waktu pengiriman," katanya. "Setiap perjanjian harus diimplementasikan secepat mungkin - untuk pertahanan kita."
Dalam pengarahan di Ramstein itu, Austin dan Milley membahas paket bantuan militer AS yang ekstensif untuk Ukraina, termasuk 59 Kendaraan Tempur Infanteri Bradley dan 90 pengangkut personel lapis baja Stryker. Paket bantuan AS yang baru, senilai $2,5 miliar, menjadikan bantuan militer Amerika ke Ukraina hampir mencapai $27 miliar sejak invasi Rusia hampir setahun yang lalu.
- jerman
- NATO
- Amerika Serikat (AS)
- Ukraina
- Sekutu
- Perang Russia-Ukraina
- Negara Barat
- Bantuan Militer
- Tank Leopard
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Russia Peringatkan Para Diplomat Asing di Kyiv untuk Mengungsi Jelang Perayaan Hari Kemenangan PD II
-
Persib Bandung Larang Aremania Datang ke Stadion GBLA
-
Russia Tuduh Rezim Ukraina Neo-Nazi, Situasi HAM Disebut Memburuk
-
Trump Menarik 5.000 Tentara dari Jerman Setelah Berselisih dengan Kanselir Merz
-
Wacana Kontroversial: Utusan Donald Trump Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia
-
Bus Jamaah Haji Surabaya Menabrak Bus Jamaah Jakarta di Madinah, Ini Kronologi yang Diterima!
-
Dilema Pajak Mobil Listrik Jakarta: Potensi Rp1 Triliun Melayang Akibat Aturan Pusat?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.