Permintaan Global Terus Melemah
📅 Sabtu, 14 Jan 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiImpor Barang Jadi
Menurut Bhima, hal yang perlu diwaspadai adalah meningkatnya impor barang jadi dan bahan baku karena permintaan dalam negeri melonjak setelah pencabutan PPKM. Begitu konsumen meningkatkan belanja, impor akan langsung naik bahkan bisa mengubah surplus dagang menjadi defisit perdagangan. Pelemahan kurs rupiah pun bisa mempengaruhi biaya impor sehingga secara nilai akan lebih besar.
"Impor pangan pun harus jadi perhatian khusus, kemarin sudah ada impor beras. Ke depan, beberapa komoditas diperkirakan akan meningkat nilai dan volume impornya, karena produksi dalam negeri belum mampu menutup kebutuhan masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, mengatakan kinerja ekspor yang menurun karena kondisi global yang sedang tidak berpihak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Konflik geopolitik, kebijakan zero Covid-19 di Tiongkok mengakibatkan penurunan permintaan global," ungkapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!