Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guru Perempuan Dirampok di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Total Rp93,3 Juta Melayang

📅 Sabtu, 02 Mei 2026, 16:51 WIB | Oleh:
Guru Perempuan Dirampok di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Total Rp93,3 Juta Melayang Doc: ANTARA/HO-Polres Rejang Lebong
Ket. Romiyana (56) guru asal Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel, yang menjadi korban perampokan di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, saat melapor ke Polsek Sindang Kelingi, Sabtu malam (1/5).

REJANG LEBONG, BENGKULU - Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, Bengkulu, menyelidiki kasus dugaan perampokan terhadap seorang guru asal Musi Rawas, Sumatera Selatan, di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, pada Jumat sore (1/5).

Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP M Hasan Basri saat dihubungi di Rejang Lebong, Sabtu, mengatakan kejadian tersebut dialami oleh Romiyana (56), seorang guru warga Desa Mekar Sari, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, saat sedang dalam perjalanan menuju Kota Curup.

"Tempat kejadian perkara berada di Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong. Akibat peristiwa ini, korban kehilangan harta benda dengan total kerugian mencapai Rp93,3 juta," kata dia.

Dia menjelaskan, rincian kerugian korban meliputi perhiasan emas seberat 36 gram, satu unit telepon genggam, uang tunai Rp800 ribu, serta sejumlah dokumen penting seperti KTP, kartu BPJS, kartu pegawai, dan NPWP yang disimpan di dalam tas.

Dia menjelaskan, kronologis kejadian bermula saat korban bersama suaminya berangkat dari kediaman mereka menuju rumah anaknya di Rejang Lebong. Sekitar pukul 17.45 WIB, mobil yang mereka kendarai mengalami gangguan mesin (overheat) sehingga harus berhenti di depan sebuah Pertashop di Desa Cahaya Negeri untuk mengisi air radiator.

Setelah kendaraan diperbaiki dengan bantuan warga setempat, sekitar pukul 18.15 WIB, kata dia, suami korban bermaksud menemui warga tersebut untuk mengucapkan terima kasih. Di saat yang bersamaan, korban keluar dari mobil untuk berpindah tempat duduk dari kursi belakang ke kursi depan sambil menyandang tas.

"Saat itulah korban dihampiri satu orang tidak dikenal yang berpura-pura menanyakan alamat. Sebelum sempat dijawab, pelaku langsung merebut tas korban dan melarikan diri bersama rekannya yang sudah menunggu tidak jauh dari lokasi," katanya.

Dia menambahkan, terduga pelaku berjumlah dua orang dan saat ini masih dalam pengejaran petugas dari Polsek Sindang Kelingi serta Satreskrim Polres Rejang Lebong.

Petugas mengimbau kepada warga masyarakat daerah itu agar selalu waspada dan berhati-hati saat melakukan perjalanan.

"Jika membutuhkan bantuan kepolisian, warga diminta segera menghubungi pusat layanan (call center) Polri 110 yang siaga selama 24 jam dan bebas pulsa," demikian AKP M Hasan Basri. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.