Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendikbudristek Sebut Pertukaran Mahasiswa Merdeka Menjaga Keberagaman untuk Persatuan

📅 Kamis, 12 Jan 2023, 16:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikbudristek Sebut Pertukaran Mahasiswa Merdeka Menjaga Keberagaman untuk Persatuan Doc: istimewa
Ket. Penampilan salah satu tarian pada Pagelaran Budaya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma).

Magelang - Program pertukaran mahasiswa merdeka (PMM) yang diselenggarakan Kemendikbudristek untuk menjaga keberagaman agar persatuan dan kesatuan tetap utuh ke depan, kata manajer operasional PMM II Rajib Khafif Arruzzi.

"Beberapa tahun belakang ada isu-isu intoleransi, ada celah-celah persatuan, sehingga PMM ini muncul untuk menjadi salah satu solusi," katanya di sela Pagelaran Budaya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bersamaan momentum pelepasan PMM II di Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) di Magelang, Kamis (12/1).

Melalui PMM ini, katanya, mahasiswa mendapatkan berbagai pengalaman yang luar biasa, mendapatkan bekal kebinekaan, bekal persatuan, sehingga bhinneka tunggal ika yang sudah dibangunfounding fathersbangsa Indonesia tetap terjaga sampai kapanpun.

Rajib menyampaikan melalui kegiatan ini mahasiswa mendapatkan satu kesempatan bisa berjejaring seluruh Indonesia, karena PMM ini memberikan satu prinsip bahwa tidak boleh mahasiswa bertukar satu klaster pulau, sehingga saat mengikuti PMM akan bertemu teman-teman dari berbagai pulau yang berbeda.

Rektor Unimma Dr Lilik Andriyani menyampaikan dalam pertukaran mahasiswa ini sudah empat bulan di Unimma.

"Kami sudah melaksanakan PMM kedua. Alhamdulillah ada perkembangan, yang pertama ada 24 mahasiswa, kemudian bertambah menjadi 38 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, berikutnya kemungkinan akan bertambah lagi, karena sudah ditawari lebih banyak," katanya.

Menurut dia, beberapa hal yang didapat dari PMM adalah meluaskan jaringan, yang selama ini mahasiswa hanya berkutat di bangku kuliah di masing-masing perguruan tinggi, dengan PMM yang dilakukan ini memberikan manfaat yang sangat luar biasa.

"Selain jaringan, juga tambah pengetahuan, pertukaran budaya, bahasa dan sebagainya. Menyatukan kebinekaan, itu merupakan salah satu tujuan yang diharapkan, sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan berbagai budaya, agama, dan perbedaan apapun itu bisa disatukan," katanya.

Ia menyampaikan Pagelaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka kali ini bertema "Dari Nusantara Untuk Semesta".

Mahasiswa yang hadir dari berbagai daerah dan etnis yang berbeda berusaha untuk memelihara identitas kultural mereka masing-masing sembari memantapkan hubungan dengan para anggota dari kultur lain dan bersatu dalam mencerahkan semesta, karena sadar akan kesamaan ideologi dan kultur yaitu Nusantara.

Dalam pagelaran budaya Unimma ini para mahasiswa menampilkan wajah dari ragam daerah asal mereka yang dikemas dalam satu pagelaran apik dengan memadukan drama, tarian, dan musik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

19 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.