Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Resmi Menjabat Sekjen ASEAN, Kao Kim Hourn Paparkan 6 Isu Prioritas

📅 Selasa, 10 Jan 2023, 08:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Resmi Menjabat Sekjen ASEAN, Kao Kim Hourn Paparkan 6 Isu Prioritas Doc: ANTARA/Aria Cindyara
Ket. Sekretaris Jenderal ke-15 ASEAN Kao Kim Hourn di Jakarta, Senin (9/1/2023).

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara Kao Kim Hourn, yang secara resmi menerima jabatan tersebut usai acara serah terima di Jakarta, Senin (10/1), memaparkan enam isu yang dianggap perlu menjadi prioritas ASEAN.

Keenam prioritas itu dirangkumnya dalam sebuah daftar yang disebut sebagai '6P'.

"Yang pertama yakni menjaga perdamaian (Peace), stabilitas dan keamanan di kawasan yang terus menjadi utama bagi ASEAN," Hourn saat memberikan pidatonya usai menerima jabatan dari pendahulunya, Lim Jock Hoi.

Poin kedua yakni terkait dengan kesejahteraan atau 'Prosperity', di mana dia meyakini bahwa membangun kesejahteraan secara kolektif maupun masing-masing di negara-negara anggota tetap menjadi hal yang penting bagi ASEAN.

Fokus terhadap lingkungan menjadi poin ketiga yang disimbolkan dengan kata 'Planet' dan mencakup perubahan iklim dan ekonomi hijau yang kian menjadi isu prioritas bagi banyak pihak.

"Keempat yakni memberdayakan masyarakat (People), terutama generasi muda, melalui penguatan pembangunan Komunitas ASEAN, integrasi ASEAN, dan hubungan antar-masyarakat," lanjutnya.

Kemitraan atau 'Partnership' antar sesama negara anggota ASEAN serta kerja sama dengan mitra eksternal menjadi poin kelima, sementara yang keenam adalah potensi (Potentials) ASEAN di berbagai bidang yang perlu diubah menjadi manfaat yang nyata.

Hourn, yang merupakan seorang diplomat asal Kamboja itu menjadi Sekretaris Jenderal ASEAN yang ke-15, meneruskan jejak pendahulunya Lim Jock Hoi.

Menurut keterangan yang dikutip dari laman resmi ASEAN, Hourn telah memberikan kontribusi untuk penguatan hubungan Kamboja dengan ASEAN sepanjang karirnya.

Ia sempat menjabat sebagai salah satu Delegasi Menteri yang bernaung di bawah perdana menteri negara tersebut selama dua periode mulai dari tahun 2013.

Hourn pun telah menulis puluhan buku serta artikel terkait hubungan Kamboja dan ASEAN.

Untuk kontribusinya, dia telah menerima berbagai penghargaan, termasuk Royal Order of Cambodia, Royal Order of Sowathara, dan Grand Order of National Merit.

Pria tersebut merupakan penyintas genosida Kmer Rouge yang kemudian pindah dan tinggal di Amerika Serikat pada usia 15 tahun. Pada tahun 1993, ia kembali ke tanah airnya dan memimpin sebuah lembaga think-tank yang fokus pada urusan ASEAN dan hubungan internasional.

Ia kemudian bekerja di pemerintahan Kamboja dalam berbagai kapasitas dari tahun 2001 hingga 2013, termasuk sebagai Menteri Luar Negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

19 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.