Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Misteri Batu Matahari Aztec, Antara Kalender dan Altar Pengorbanan

📅 Senin, 09 Jan 2023, 00:00 WIB | Oleh:

Mereka pada dasarnya tidak terkait dengan urutan penciptaan dan penghancuran dunia yang digunakan oleh orang lain di Meksiko kuno dan Amerika Tengah. Secara khusus, Batu Kalender Aztec tidak ada hubungannya dengan kalender Maya kuno yang seharusnya berakhir pada penutupan 2012.

Lingkaran pertama gambar di sekitar medali tengah Batu Kalender berisi dua puluh hari dari kalender 260 hari, yang disebut tonalpohualli atau hitungan hari. Kalender ini, yang mungkin awalnya dikaitkan dengan Bulan, bekerja dengan menggabungkan dua puluh hari yang diberi nama dengan tiga belas angka, menghasilkan 260 kombinasi.

Batu Kalender tidak memiliki angka yang terkait dengan nama hari, sehingga tidak dapat digunakan untuk mengetahui tanggal. Kehadiran hari-hari ini membuat para penulis sebelumnya membayangkan bahwa Batu Kalender adalah alat penunjuk waktu. Hari dimulai tepat di atas sisi tengah, dengan hari cipactli atau buaya, dan berlanjut berlawanan arah jarum jam, hingga mencapai hari terakhir, xochitl atau bunga, tepat di sebelah kanan hari pertama.

Cincin berikutnya berisi sejumlah besar kotak kecil, masing-masing dengan simbol lima bagian seperti angka lima pada permainan dadu, yang telah ditafsirkan sebagai tanda pirus, sebuah batu kuno Meksiko yang diasosiasikan dengan nilai dan api. Cincin ini diselingi oleh rangkaian titik yang melambangkan sinar matahari.

"Di antara sinar-sinar ini kita dapat melihat banyak bentuk berbentuk U terbalik, simbol bulu, dan di atasnya banyak bentuk runcing segitiga, yang oleh beberapa penulis diartikan sebagai tetesan darah. Ini diselingi oleh enam persegi panjang yang lebih tinggi, masing-masing dengan bulu dan salah satu dari hieroglif pirus lima bagian," tulis Villela.

Sejak ditemukan kembali, Batu Kalender telah ditampilkan secara vertikal, seolah-olah itu benar-benar sebuah jam. Tetapi bentuk dan citra patung itu terkait erat dengan altar pengorbanan, di mana kaisar Aztec, naik untuk mengorbankan tawanan bangsawan untuk "memberi makan" Matahari dan Bumi. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

55 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.