Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK: Jangan Lengah, Gejolak Ekonomi Dunia Terus Berlanjut

📅 Jumat, 25 Nov 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Jadi masih berdampak, ditambah konflik geopolitik bikin harga energi dan pasokan pangan terbatas," katanya.

Ia pun menyarankan agar di tengah kondisi seperti saat ini, pemerintah harus tetap menjaga daya beli masyarakat, karena pertumbuhan ekonomi RI masih bergantung pada konsumsi rumah tangga.

Pada kesempatan terpisah, pengamat ekonomi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Aloysius Gunadi Brata, mengatakan pertumbuhan ekonomi yang masih di atas 5 persen memang disyukuri, tetapi tidak boleh mengabaikan kemungkinan situasi memburuk di tahun depan.

Di sektor keuangan memang tampak masih aman-aman saja. Tetapi di sektor riil, menurut Aloysius, sudah terjadi serangkaian pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah yang tidak kecil, baik di industri yang padat karya maupun bisnis startup (perusahaan rintisan). Dengan kenyataan seperti itu maka tidak bisa dikatakan kalau sektor riil sepenuhnya baik-baik saja.

"Gejolak di sektor riil tersebut dapat saja merembet sektor finansial," papar Aloysius.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.