Para Pemain Kelelahan Jelang Piala Dunia
📅 Senin, 14 Nov 2022, 05:45 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: CHRISTOF STACHE / AFP
LONDON - Saat Sadio Mane tertatih-tatih dalam kemenangan Bayern Munich atas Werder Bremen, pekan lalu, negara asalnya Senegal menahan napas dan harap-harap cemas. "Sadio, Hati Singa! Seluruh hatiku bersamamu," demikian tweet Presiden Senegal, Macky Sall, tweeted dengan pertandingan pertama juara Piala Afrika sebentar lagi di Piala Dunia 2022.
Mane adalah pemain bintang terbaru yang kehadirannya di pentas sepak bola terbesar dunia Qatar terancam karena cedera. Jantung lini tengah juara bertahan Prancis yang bermain empat tahun lalu di Russia itu akan hilang dengan N'Golo Kante dan Paul Pogba dikesampingkan.
Bek kanan Chelsea, Reece James, menyatakan merasa "hancur" setelah cedera lutut membuatnya tersingkir dari skuad asuhan Gareth Southgate. Jerman akan kehilangan Timo Werner. Portugal kehilangan Diogo Jota, sedangkan Uruguay tanpa kehadiran pemain Barcelona, Ronald Araujo.
Penundaaan jadwal kalender liga agar sesuai dengan Piala Dunia di pertengahan musim untuk pertama kali telah mengakibatkan keruwetan jadwal pertandingan di level klub. Selain itu, hanya ada sedikit waktu untuk mempersiapkan tim bagi pelatih tim nasional. Setelah pertandingan liga terakhir di Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia akhir pekan lalu, tinggal tujuh hari lagi hingga Piala Dunia dimulai saat Qatar menghadapi Ekuador.
"Waktu pertandingan melawan Brentford, satu mata pemain tertuju ke Piala Dunia," ujar pelatih Manchester City, Pep Guardiola. "Apa yang terjadi jika cedera melawan Brentford? Itu tidak akan mengubah apa pun dalam hal menang atau tidak memenangkan Liga Inggris, tapi pemain akan melewatkan Piala Dunia," sambungnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk memberi ruang dalam jadwal, babak grup kompetisi antarklub Eropa dipersingkat menjadi hanya dua bulan. Akibatnya, banyak klub bermain 13 kali dalam 42 hari sebelum jeda untuk Piala Dunia. Kondisi itu meningkatkan risiko cedera dan menguras tenaga para pemain yang lolos ke Qatar.
"Kami telah memainkan terlalu banyak pertandingan. Para pemain lelah," ujar pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, usai kekalahan mengejutkan 3-2 dari Rayo Vallecano, awal pekan lalu. Kelelahan yang terakumulasi juga menimbulkan pertanyaan tentang kualitas pertandingan yang bisa dilihat di Piala Dunia.
"Saya menonton banyak pertandingan, dan bulan ini tidak mudah menemukan permainan sepak bola yang menarik karena kami banyak bermain," ujar asisten pelatih Tottenham, Cristian Stellini. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!