- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ukraina Ekspor 370 Ribu To...
Ukraina Ekspor 370 Ribu Ton Biji-bijian untuk Atasi Kerawanan Pangan Global
Jumat, 12 Agu 2022, 00:00 WIBNEW YORK - Ukraina mengekspor lebih dari 370 ribu ton biji-bijian pada minggu pertama setelah pengumuman kesepakatan yang ditengahi oleh Turki dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengatasi kerawanan pangan global.
Sebanyak dua belas kapal yang membawa ratusan ton biji-bijian dan bahan makanan tersebut telah diizinkan meninggalkan Pelabuhan Ukraina, menurut laporan kantor berita Turki, Anadolu, yang mengutip pernyataan koordinator sementara PBB di Pusat Koordinasi Gabungan (JCC), Frederick Kenney.
"Kami telah melihat minat yang luar biasa dari pemilik kapal dalam hal kesediaan mereka untuk melakukan pengangkutan ini," ujar Kenney kepada wartawan di New York, Rabu (10/8).
Beberapa kapal kosong pengangkut biji-bijian sedang berada di perairan Turki sambil menunggu pengaturan kontrak. Setelah kesepakatan mereka diatur, mereka akan menuju ke utara.
Seperti dikutip dari Antara, kapal-kapal yang berangkat dari Pelabuhan Ukraina dimuati dengan jagung dan bahan makanan lainnya. Pengiriman gandum pertama Ukraina diperkirakan akan dilakukan minggu depan.
"Kami sebenarnya telah menyiapkan kedatangan kapal pertama yang akan mengambil gandum, menurut catatan kami, dan itu akan terjadi sekitar minggu depan," kata Kenney.
Tiga Pelabuhan
Turki, PBB, Russia, dan Ukraina menandatangani kesepakatan penting pada 22 Juli untuk membuka kembali tiga pelabuhan Ukraina yaituOdesa, Chornomorsk, dan Yuzhny.
Ketiga pelabuhan tersebut dibuka untuk pengiriman gandum yang berhenti selama berbulan-bulan karena perang Russia-Ukraina yang masih berlangsung hingga saat ini.
Sebelumnya diberitakan rombongan kedua kapal pengangkut biji-bijian dari Ukraina tiba di area pantai Istanbul, menurut Kementerian Pertahanan Turki pada Sabtu (6/8).
Kapal Navistar berbendera Panama, yang berlayar dari Pelabuhan Odesa di Ukraina menuju Irlandia dengan muatan 33.000 ton jagung, tiba di Istanbul sekitar pukul 14.00 waktu setempat (18.00 WIB).
Kapal Rojen berbendera Malta dan kapal Polarnet berbendera Turki, yang keduanya berlayar dari Pelabuhan Chornomorsk dan masing-masing menuju Inggris dan Turki, tiba tak lama kemudian.
Menurut kementerian tersebut, pemeriksaan terhadap kapal Navistar telah diselesaikan oleh sebuah komite spesialis gabungan, sementara dua kapal lainnya akan diperiksa kemudian. Kapal-kapal itu diperiksa terkait integritas muatan mereka sebelum diizinkan melanjutkan perjalanan.
Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar telah menggelar pembicaraan via sambungan telepon dengan Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov dan Menteri Infrastruktur Ukraina Oleksandr Kubrakov terkait situasi terkini pengiriman biji-bijian
Sebuah pernyataan dari Kementerian Pertahanan Turki mengungkapkan kepuasan terhadap proses pengiriman biji-bijian yang dipercepat serta tingkat kerja sama dan koordinasi yang dicapai oleh Pusat Koordinasi Gabungan (JCC).
Razoni, kapal bermuatan biji-bijian pertama yang melintasi Selat Bosphorus, Istanbul, pada 3 Agustus. Ukraina masih memiliki sekitar 20 juta ton biji-bijian di sejumlah silo yang menunggu untuk dikirim, seperti dilaporkan kantor berita pemerintah Turki Anadolu.
Sebuah kapal yang mengangkut biji-bijian telah berangkat dari Pelabuhan Odesadi Ukraina dan dijadwalkan tiba di Istanbul, Turki, pada Selasa (2/8) pukul 12.00 GMT(19.00 WIB), kataMenteri Pertahanan Nasional Turki Hulusi Akar.
"Kapal itu akan berlabuh di lepas pantai Istanbul sekitar pukul 15.00 (waktu setempat) untuk inspeksi bersama," kata Akar kepada Anadolu di Ankara.
Bermuatan 26.527 ton jagung, kapal kargo Razoni berbendera Sierra Leone itu akan melanjutkan perjalanan ke Tripoli setelah inspeksi di Istanbul. Akar mengatakan upaya pengiriman biji-bijian dari Ukraina akan terus berlanjut, karena hal itu merupakan "masalah kemanusiaan".
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Tragedi Bantargebang: Wagub Rano Karno Pastikan Pemprov DKI Tak Halangi Proses Hukum
-
Pasar Latin Nggak Bisa Diabaikan Lagi: Cili Buktiin Dagang RI Naik 12% Pasca CEPA
-
Rizwan Fadilah dan RnBoyz Kolaborasi dengan Mahalini untuk Lagu “Seketika”
-
Persib Bandung Larang Aremania Datang ke Stadion GBLA
-
Jerman, Prancis, Belgia, Irlandia, dan Belanda Kirim Pesawat untuk Pulangkan Warganya yang Terjebak di Kapal Pesiar Hantavirus
-
Dampak Geopolitik Global, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Kompak Naik di Bulan Mei
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.