Kebut Pembangunan DOB, Wamendagri Dorong KPP Papua Selatan Masuk Proyek Strategis Nasional

Kamis, 16 Jul 2026, 16:55 WIB

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti meninjau sejumlah proyek infrastruktur strategis di Provinsi Papua Selatan, Rabu (15/7). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan kawasan pusat pemerintahan, infrastruktur sumber daya air, jaringan irigasi, hingga pengamanan wilayah pesisir berjalan sesuai target di daerah otonomi baru (DOB).

Agenda peninjauan diawali dengan melihat progres pembangunan akses Jalan DOB–Jembatan Netto yang menjadi jalur utama menuju Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) Papua Selatan. Berdasarkan laporan di lapangan, pembangunan jalan tersebut telah melampaui target sehingga diperkirakan dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan.

Ket. Foto: Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti meninjau sejumlah proyek infrastruktur strategis di Provinsi Papua Selatan, Rabu (15/7). — Sumber: Kemendagri

"Progres ini patut kita apresiasi. Yang terpenting adalah kualitas pekerjaan tetap dijaga sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaat konektivitas menuju Kawasan Pusat Pemerintahan," ujar Ribka Haluk.

Ia menegaskan percepatan pembangunan harus tetap diimbangi dengan kualitas pekerjaan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Setelah meninjau pembangunan jalan, Ribka dan Diana menghadiri rapat koordinasi di Kantor Gubernur Papua Selatan untuk membahas percepatan pembangunan kawasan pusat pemerintahan. Dalam pertemuan tersebut, Ribka menegaskan pemerintah pusat terus memperjuangkan agar pembangunan KPP di empat daerah otonomi baru Papua dapat ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) sehingga memperoleh dukungan pembiayaan dari APBN.

"Kami sedang memperjuangkan bersama Bapak Menteri Dalam Negeri dan Komisi II DPR RI agar KPP empat DOB Papua dapat masuk dalam Proyek Strategis Nasional. Kekuatan fiskal APBD provinsi-provinsi baru masih terbatas sehingga dukungan APBN sangat diperlukan," katanya.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke pembangunan Kantor Gubernur Papua Selatan, Kantor DPR Papua Selatan, dan Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Selatan. Menurut Ribka, pembangunan gedung pemerintahan bukan hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat.

Peninjauan selanjutnya dilakukan ke Waduk Efata Mayo yang diproyeksikan menjadi sumber air baku bagi kawasan pusat pemerintahan sekaligus mendukung sektor pertanian dan pariwisata. Selain itu, rombongan juga mengunjungi Daerah Irigasi Waninggap untuk memastikan kesiapan infrastruktur pengairan dalam mendukung program cetak sawah dan optimalisasi lahan pertanian di Kabupaten Merauke.

Ribka menilai pembangunan infrastruktur sumber daya air memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, pengembangan waduk secara terpadu tidak hanya akan memenuhi kebutuhan air baku, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Menjelang akhir kunjungan, rombongan meninjau pembangunan pengaman abrasi Pantai Lampu Satu yang berfungsi melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi. Mereka juga mengunjungi kawasan Kapsul Waktu Merauke yang dinilai memiliki nilai sejarah sekaligus potensi wisata sehingga perlu ditata melalui rehabilitasi infrastruktur, penambahan penerangan, dan penanganan vandalisme agar tetap menjadi ruang publik yang aman dan nyaman.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Mulai Hari Ini

Semarak HUT ke-81 RI, SariWangi Hadirkan Pesta Rakyat dan Lomba Gapura di Berbagai Daerah

Gempa dengan Magnitudo 7,7 Picu 111 Gempa Susulan! Ini Imbauan Terbaru BMKG

Masa Depan 'X-Men': Marvel Ungkap Deretan Bintang Para Mutan Profesor Xavier

Pilihan Pelancong Dunia, Vietjet Dinobatkan sebagai Maskapai dengan Seragam Awak Kabin Terbaik

Kekeringan Melanda Natuna, Polres Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga dan Sekolah.

Jembatan Garuda di Tanah Laut Resmi Dimanfaatkan, Warga Kini Lebih Mudah Beraktivitas.

Kampanye “Berani Bicara Berat” Tegaskan Obesitas Sebagai Penyakit Kronis

HUT ke-81 RI, Dedi Mulyadi Pastikan Upacara di Gedung Sate Sekaligus Buka Hasil Revitalisasi.

Sikap Siap Hormat! Prajurit Marinir Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara Telkomsel 74 Meter.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Ajak Warga Rawat Perdamaian dengan Semangat Persaudaraan.

KSOP Ternate Minta Warga Laporkan Petugas yang Terlibat Pungli Pembayaran Bagasi.

Hati-hati! Obesitas Bukan Cuma Soal Penampilan, Ini Masalah Kesehatan Serius!

Rusak 10 Tahun, Bendung Irigasi Ampek Jirek Padang Pariaman Direhabilitasi Rp979,6 Juta.

Khofifah: Pasar Murah Jadi Strategi Jaga Inflasi dan Dekatkan Pangan ke Masyarakat.

Wamenlu Iran Tegas: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya dengan Cuitan atau Kapal Induk.

Gempa M7,7 Guncang NTT, Kodam IX/Udayana Bantu Evakuasi Warga Terdampak.

Saat Utang Jadi Beban, Pengusaha Ungkap Strategi Menyelamatkan Bisnis

Momen Spesial, 118 Pendaki dari Berbagai Daerah akan Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Puluhan Wisatawan Asing di Pulau Padar Viewpoint Terekam Panik saat Gempa NTT Mengguncang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.