Linda Noskova Juara Wimbledon 2026, Lanjutkan Dominasi Petenis Putri Republik Ceko

Minggu, 12 Jul 2026, 09:07 WIB

LONDON – Linda Noskova mencatat tonggak penting dalam kariernya setelah menjuarai Wimbledon 2026. Petenis berusia 21 tahun itu mengalahkan kompatriotnya, Karolina Muchova, dalam final sesama wakil Republik Ceko yang berlangsung dramatis di Centre Court, Minggu (12/7) dini hari WIB.

Noskova menang dengan skor 6-2, 5-7, 6-3, meski sempat membuang lima peluang match point sebelum akhirnya memastikan gelar Grand Slam pertamanya.

Ket. Foto: Linda Noskova. — Sumber: WTA

Keberhasilan tersebut sekaligus memperpanjang dominasi petenis putri Republik Ceko di Wimbledon. Noskova menjadi petenis Ceko ketiga yang mengangkat trofi dalam empat tahun terakhir setelah Marketa Vondrousova (2023) dan Barbora Krejcikova (2024).

Tak hanya itu, Wimbledon juga kembali melahirkan juara baru. Noskova menjadi juara tunggal putri perdana dalam sembilan edisi berturut-turut turnamen Grand Slam lapangan rumput paling bergengsi di dunia itu.

Bermain di bawah cuaca terik London, Noskova langsung tampil agresif sejak set pertama. Unggulan kesembilan itu memanfaatkan banyak kesalahan sendiri yang dilakukan Muchova untuk merebut dua kali break servis dan menutup set pembuka dengan skor telak 6-2.

Momentum kemenangan tampak berada di tangan Noskova ketika ia unggul pada set kedua dan memperoleh lima kesempatan match point.

Namun, Muchova menunjukkan mental luar biasa. Finalis French Open 2023 itu menggagalkan seluruh peluang tersebut, bangkit mematahkan servis lawannya, lalu memenangi set kedua 7-5 untuk memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Noskova sempat terlihat frustrasi saat menutupi wajahnya dengan handuk di sela pergantian set. Akan tetapi, petenis muda itu berhasil bangkit.

Di set ketiga, ia kembali mengambil alih kendali permainan. Setelah memperoleh match point keenam, Noskova akhirnya mengunci kemenangan melalui servis keras yang gagal dikembalikan Muchova. Begitu pertandingan usai, ia langsung menjatuhkan diri ke lapangan sambil menangis lega.

Dengan trofi Venus Rosewater Dish di tangan, Noskova mengaku masih sulit mempercayai pencapaian tersebut.

"Saya bahkan tidak tahu bagaimana cara memegang trofi ini," ujar Noskova sambil tersenyum.

"Rasanya luar biasa. Semua pertandingan selama dua pekan ini sangat berat, baik secara fisik maupun mental. Hari ini terutama, tidak pernah mudah mendapatkan poin terakhir."

Ia juga memberikan penghormatan kepada Muchova.

"Karo, kamu benar-benar membuat saya harus bekerja sangat keras. Kami membuat sejarah hari ini. Saya yakin seluruh masyarakat Ceko bangga kepada kami berdua."

Muchova harus kembali menelan kekecewaan setelah gagal meraih gelar Grand Slam pertamanya. Sebelumnya, ia juga kalah di final French Open 2023.

Dengan nada bercanda, Muchova membuka pidatonya. "Selamat untuk Linda... mantan sahabat saya," ucapnya yang langsung disambut tawa penonton.

Namun suasana segera berubah emosional ketika ia mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan tim yang hadir mendukungnya.

"Saya akan terus berjuang. Saya masih ingin mengangkat trofi ini suatu hari nanti."

Momen paling menyentuh datang dari Noskova saat menutup pidatonya. Petenis muda itu mempersembahkan gelar bersejarah tersebut untuk sang ibu yang meninggal dunia sehari sebelum Wimbledon 2024 dimulai.

"Saya ingin berterima kasih kepada ayah saya, keluarga saya... dan ada satu orang lagi yang ingin saya ucapkan terima kasih, yaitu ibu saya," katanya sambil menahan tangis.

"Saya tidak mungkin berdiri di sini tanpa beliau. Terima kasih banyak. Saya biasanya tidak pernah menangis."

Ucapan tersebut membuat sejumlah legenda tenis yang hadir di Royal Box, termasuk Martina Navratilova dan Petra Kvitova, tampak ikut menitikkan air mata.

Presiden Republik Ceko Petr Pavel turut memberikan ucapan selamat melalui media sosial.

"Wimbledon tahun ini menjadi perayaan luar biasa bagi tenis Republik Ceko. Sangat jarang menyaksikan final ketika kita bisa mendukung kedua pemain dengan sepenuh hati dari awal hingga akhir pertandingan," tulisnya.

Keberhasilan Noskova semakin menegaskan tradisi panjang Republik Ceko di Wimbledon, menyusul jejak para legenda seperti Jana Novotna, Petra Kvitova, hingga Martina Navratilova, yang pernah mendominasi turnamen paling prestisius di lapangan rumput tersebut.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.