BI: Dampak Ekonomi Pelaksanaan PON Papua-Peparnas Capai Rp1,6 Triliun
Kamis, 25 Nov 2021, 14:40 WIBJayapura - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mencatat dampak ekonomi sepanjang pelaksanaan pekan olahraga nasional (PON) XX dan Peparnas di Papua mencapai Rp1,1 triliun hingga Rp1,6 triliun.
Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua Naek Tigor Sinaga diterima, Kamis (25/11), mengakui, kedua perhelatan olahraga di Provinsi Papua tersebut mampu mendorong pemulihan perekonomian di Papua meningkat 0,7 persen hingga 1,1 persen.
Naek Sinaga mengakui, pertumbuhan ekonomi Papua secara menyeluruh di atas 14 persen dan tertinggi darii seluruh Indonesia Indonesia.
Sementara untuk kebutuhan uang selama triwulan III, menurut BI, mencapai 679 miliar dollar AS pada triwulan tiga atau meningkat 30 persen di tahun sebelumnya,
Sedangkan untuk inflasi bulan Oktober 0.90 persen secara tahunan, menurut BI, lebih rendah dari nasional 1,66 persen secara tahunan yang terutama didorong trafik angkutan udara sepanjang pelaksanaan PON XX Papua.
Hingga Kamis, aktivitas kegiatan ekonomi masyarakat pascaPerparnas XVI di kota Jayapura sekitarnya tampak normal tidak seramai dibanding perhelatan PON XX 2-15 Oktober 2021.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Buntut Insiden Lift Mati, DPRD DKI Minta MRT Jakarta Pasang Cadangan Listrik di Seluruh Stasiun
-
Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
-
RI Gandeng Panama, Taruna Pelayaran Kemenhub Berpeluang Magang & Studi ke Luar Negeri
-
Pemerintah Mengeklaim Harga Beras Tak Naik
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59% di Triwulan I, Topang Seperenam Ekonomi Nasional
-
Persija Jakarta Tundukkan Persijap Jepara
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.