Dampak La Nina, BMKG Ingatkan Empat Daerah di Sulteng Waspadai Potensi Banjir

Minggu, 31 Okt 2021, 16:37 WIB

Palu - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan empat daerah di Provinsi Sulawesi Tengah agar mewaspadai potensi banjir akibat dampak fenomena alam La Nina.

"Tiga hari ke depan Kabupaten Sigi, Poso, Tojo Una-Una dan Kabupaten Banggai perlu mewaspadai potensi banjir. Diprediksi daerah-daerah tersebut dilanda hujan dengan intensitas rendah, sedang hingga lebat," kata Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Mutiara Sis Al-Jufri Palu Moh Fathan yang dihubungi di Kota Palu, Minggu.

Ket. Foto: Ilustrasi-Citra satelit untuk mengamati proses konvektifitas, ketebalan awan, serta mikrofisis awan di daerah Indonesia. — Sumber: ANTARA/HO-BMKG

Ia menjelaskan, berdasarkan analisis cuaca berbasis dampak, empat daerah tersebut menurut BMKG cukup berpotensi, oleh karenanya warga yang bermukim di bantaran sungai maupun lereng-lereng gunung agar mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi dengan selalu memperhatikan kondisi cuaca di bagian hulu.

Apa lagi, wilayah-wilayah yang memiliki riwayat banjir dan tanah longsor, perlu kesigapan mitigasi mandiri guna mencegah dampak ditimbulkan dari cuaca ekstrem.

"Sebagimana catatan BMKG, fenomena La Nina di Sulawesi Tengah sudah mulai terlihat sejak 10 Oktober 2021 hingga Februari 2022 meskipun belum ada rilis resmi kapan puncak fenomena itu terjadi," ujar Fathan.

Ia memaparkan, La Nina merupakan anomali suhu muka laut di samudra Pasifik yang mempengaruhi curah hujan di wilayah Indonesia.

Sehingga, dengan adanya potensi cuaca buruk akibat dampak fenomena alam tersebut, warga diimbau agar tetap berhati-hati dan waspada khususnya wilayah-wilayah yang pernah dilanda banjir dan tanah longsor serta memerhatikan instruksi pemerintah setempat.

"Kami setiap hari menginformasikan pembaruan prakiraan cuaca daerah ini kepada Pemerintah Daerah, termasuk Basarnas dengan tujuan agar masyarakat dan pemerintah setempat lebih siap menghadapi potensi dan ancaman bencana. Polda NTT siapkan Satgas penanggulangan bencana alam," papar Fathan.

Biasanya, dampak La Nina di Sulawesi Tengah diikuti dengan curah hujan tinggi terutama pada sore hingga malam hari, seperti yang terjadi beberapa hari terakhir di Kota Palu.

Namun, siklus hujan turun tidak berlangsung setiap hari. Biasanya satu atau dua hari ke depan tidak hujan, namun di hari ketiga hujan turun dengan intensitas lebat, karena wilayah Sulawesi Tengah mayoritas berada di zona non zoom yang tidak sama dengan daerah lain, sehingga terkadang sulit memprediksi kondisi cuaca.

"Dilihat dari tren-tren terdahulu, dampak La Nina kali ini tidak terlalu signifikan, tetapi dilihat dari 10 tahun terakhir seperti wilayah Kabupaten Sigi, Parigi Moutong dan sekitarnya banjir sering terjadi, sehingga meskipun hanya hujan intensitas sedang peristiwa itu tidak menutup kemungkinan bisa berulang," demikian Fathan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Ular dan Trenggiling Hangus, Jadi Korban Karhutla di Kalbar

Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Hermansyah Hilang, Tinggalkan Jaring dan Perahu di TKP Kini Dicari Tim SAR

Polresta Bandung Berhasil Mengungkap Industri Rumahan Miras Oplosan di Margahayu

Tulungagung Tambah Bus Sekolah untuk Layani Angkutan Gratis Pelajar

KKP: AS Kenakan Tarif 13,9 Persen untuk Udang RI, Lebih Rendah dari India dan Vietnam

UMKM Banyumas Raya tampil di Karya Kreatif Indonesia 2026 di Jakarta

Mapala UI Peringati HUT RI dengan Ekspedisi Solo, Tempuh 1.634 Km dan Daki 13 Gunung

SL Gunakan BBM Jatah Nelayan Selama Setahun demi Keuntungan Pribadi di Garut

Dukung Ekosistem Pembayaran Nasional, CIMB Niaga Luncurkan Kartu Kredit Indonesia Ritel untuk Transaksi Digital yang Lebih Praktis

Bio Farma Salurkan 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

Jaga likuiditas BPD di Tengah Perubahan Kebijakan Pengelolaan dan Penyaluran Dana Pemerintah.

Hunian Jakarta Dirombak, Ranperda Rumah Susun Usung Konsep TOD dan Tanpa Penggusuran

Huawei FreeClip S 2 Hadir di Indonesia, Bawa Fitur AI dan Baterai hingga 38 Jam

Kabut Asap Akibatkan Jarak Pandang Terbatas, Enam Penerbangan di Bandara Supadio Kalbar Alami Keterlambatan

Bahaya AI Makin Nyata, JADEPUFFER Bisa Belajar dan Memperbaiki Serangan Siber

Jelang Maulid Nabi 1448 H, Disperindag Kepulauan Babel Tambah Pasokan 20 Ton Daging Ayam

Andrea Bocelli Gelar Konser di Borobudur dan Jakarta, Tiket Mulai Rp1 Juta

Jadi Pilar Pembangunan Ekonomi Daerah, BPD Minta Posisi yang Setara Dalam Berbagai Program dan Transaksi Pemerintah

Jepang Protes Uji Coba Rudal Russia di Lepas Pantai Pulau-pulau yang Disengketakan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.