- Home
-
- Megapolitan
-
- Gelar Ojol Pelopor 2026, D...
Gelar Ojol Pelopor 2026, Dishub DKI Bekali Ratusan Driver Aturan Lalu Lintas
Kamis, 02 Jul 2026, 17:26 WIBJAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta siap melakukan pembekalan kepada para pengemudi ojek daring/online (ojol) tentang keselamatan berkendara, etika berlalu lintas, pelayanan kepada pelanggan, serta pemahaman mengenai transportasi perkotaan melalui program "Ojol Pelopor".
"Itu adalah salah satu pelatihan dan memilih ojol supaya dia itu menjadi duta pelopor dalam keselamatan," kata Kepala Unit Pengelola Sistem Pengendalian Lalu Lintas, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Edy Sufa'at dalam siniar yang diadakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kamis (2/7).
"Ojol Pelopor" mengadopsi pendekatan program "Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas", yakni membentuk peserta terpilih melalui proses seleksi, pembekalan, dan kampanye keselamatan sehingga mampu menjadi teladan di lingkungannya masing-masing.
Bedanya, program ini menyasar komunitas pengemudi ojek online yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memiliki peran penting dalam ekosistem transportasi Jakarta.
"Insya Allah program ini akan dilakukan secara berkala, sehingga semua lapisan masyarakat bisa nyaman dalam menggunakan ojol," kata Edy.
Berdasarkan data tahun 2025, jumlah pengemudi ojek online aktif dan semi aktif di Jakarta diperkirakan mencapai 200 ribu-300 ribu.
Dinas Perhubungan DKI mencatat kehadiran mereka telah menjadi bagian penting dari ekosistem transportasi ibu kota, terutama dalam mendukung mobilitas masyarakat melalui layanan first mile dan last mile yang menghubungkan warga dengan angkutan umum.
Dengan intensitas aktivitas yang tinggi di ruang jalan, pengemudi ojol dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya mobilitas yang aman, tertib, dan lancar.
Untuk itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga mengajak para pengemudi ojek online untuk bersama-sama membangun budaya berlalu lintas yang lebih baik dengan mematuhi peraturan lalu lintas, memanfaatkan titik jemput (pick-up point) yang telah disediakan, mengutamakan keselamatan dibanding mengejar target perjalanan, serta menjaga etika pelayanan kepada masyarakat. Ant
- Aspirasi Ojol
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Mudik, Tapi Kucingnya Dititipkan! Jasa Penitipan di Banda Aceh Ramai
-
Pemerintah turunkan komisi tarif ojek daring
-
Kemenhub Ancam Cabut Izin Trayek Jika Bus Tak Masuk Terminal
-
Harga Emas UBS, Antam, dan Galeri24 di Pegadaian pada Kamis Pagi Alami Penurunan
-
Para Driver Ojol Gembira Presiden Prabowo Pangkas Potongan Aplikator Jadi 8 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.