Kasian, Warga Pandeglang Diberikan Beras Bantuan PPKM yang Sudah Menggumpal Seperti Batu
Jumat, 06 Agu 2021, 15:43 WIBHeboh, warga Kelurahan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten, menyesalkan bantuan beras yang dikirimkan melalui PT Pos Indonesia tidak layak makan. Bahkan saat karung dibuka, beras berbentuk bulat seperti batu yang sudah berwarna kecoklatan.
Pada karungnya tertulis 'Bantuan Beras PPKM 2021' yang disalurkan untuk warga Pandeglang pada Senin-Selasa, 2-3 Agustus 2021. Jadi masih dalam karung yang sama, juga terdapat tulisan 'Beras Bulog Medium 10kg'.
"Beras dari Bulog bantuan PKH. Saya balikin lagi ke kelurahan, bawa dua karung. Beras ini enggak bisa di makan, merasa kecewa," kata Uki, kata warga setempat, ditemui oleh awak media di kantor Kelurahan Pandeglang, Kamis (5/8).
Keterangan Lurah Pandeglang, M. Apendi, dia mengaku beras itu berasa dari Bulog yang dikirim melalui PT Pos Indonesia. Pihak kelurahan hanya menyediakan tempat untuk penyerahan beras, kemudian dibagikan langsung ke masyarakat oleh PT Pos.
"Yang menyalurkan langsung adalah PT Pos, kami tidak tahu beras seperti ini. Kami kaget, karena kami hanya menyediakan tempat saja. Mekanisme penyaluran itu PT Pos," kata dia.
Apendi mengaku baru pertama kali mendapatkan beras yang kualitasnya buruk dan tidak bisa di makan oleh manusia. Dia mengklaim, jika ada bantuan yang disalurkan melalui kelurahan, dirinya selalu memeriksa terlebih dahulu. Jika tidak sesuai, akan dikembalikan ke pemilik asalnya.
"Kami laporkan ke pimpinan, untuk mengetahui dan menindaklanjuti temuan beras seperti ini. Karena ini ditulisnya beras premium. Baru pertama kali terjadi. Biasanya ada bantuan sembako kami teliti dulu, kalau tidak sesuai kami koordinasi dengan dinas sosial," ujarnya
- Bantuan Sosial
- Bansos
- Penyaluran Bansos
- Pandeglang
- Warga
- PPKM
- Kabupaten Pandeglang
- Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang
- Bansos Beras
- Bantuan Beras
- Lapor bansos
- Beras PPKM
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Zulfikar Ali Husen
Berita Terkait:
-
Tak Mau Kekurangan Air! Pemkab Lamongan Optimalkan Waduk dan Rawa untuk Irigasi
-
Kabut Asap Karhutla Jadi Pembunuh Diam-Diam, Pakar Ungkap Bahayanya
-
Madu Kelulut Jadi Produk Bernilai Tambah, Kelompok Tani Hutan Raja Alam Lestari Dongkrak Pendapatan Anggota
-
Menkomdigi: Digitalisasi Bansos Diperluas Secara Nasional pada Oktober 2026
-
Kolombia Tegaskan Tidak Ada Tempat bagi Migran Ilegal
-
Tim SAR kembali Temukan Dua Wisatawan di Pantai Karangpapak Garut
-
Bansos Bakal Berubah Total! Luhut Ungkap Skema Transfer Tunai Mulai 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.