- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kolombia Tegaskan Tidak Ad...
Kolombia Tegaskan Tidak Ada Tempat bagi Migran Ilegal
Rabu, 26 Agu 2026, 01:37 WIBBOGOTA - Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella berjanji untuk mulai mendeportasi migran tanpa dokumen sebagai bagian dari kebijakan keamanan yang lebih luas.
Operasi kepolisian akan dimulai paling lambat pekan ini, tuturnya dalam rapat dewan keamanan pada akhir pekan.
"Perintah kepada Imigrasi sudah jelas, mulai operasi terkoordinasi untuk melacak imigran ilegal. Pertama, mereka yang melakukan tindak kejahatan, dan kedua, mereka yang status keimigrasiannya tidak sesuai aturan. Pada akhirnya, mereka harus dideportasi," katanya dalam pernyataan yang disiarkan pada Selasa (25/8).
Ia menegaskan bahwa kelompok pemberontak bersenjata akan diperlakukan sebagai teroris.
De la Espriella mengatakan pemerintahannya akan segera membentuk satuan tugas nasional untuk menangani pemerasan, yang melibatkan angkatan darat, kepolisian, angkatan laut, dan angkatan udara dengan berkoordinasi bersama Kantor Kejaksaan Agung dan lembaga peradilan.
De la Espriella juga memerintahkan tindakan tegas terhadap pemerasan di dalam penjara, termasuk meningkatkan penggerebekan, memperluas jaringan informan, mempercepat pemindahan narapidana, serta menerapkan sistem penghargaan atas perilaku baik.
Baru saja dilantik awal bulan ini, De la Espriella berjanji membentuk unit elit yang terdiri dari jaksa dan hakim khusus di setiap kota, serta mengaktifkan kembali Unit Informasi dan Analisis Keuangan, sebuah badan intelijen yang akan memiliki akses terhadap catatan perbankan selama empat tahun terakhir pada masa pemerintahan pendahulunya, Gustavo Petro. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
BMKG Jabar Prediksi Kemarau Lebih Kering pada 2026, Puncaknya Agustus
-
Fenomena Bediding Selimuti Jawa Timur, Ini Lima Wilayah dengan Suhu Paling Dingin - Bromo Tembus 5 Derajat Celsius
-
Tayang di Bioskop, Film "Pramuka" Kisahkan Petualangan dan Aksi Berani Sekelompok Anggota Pramuka
-
Ceuta, Wilayah Kantong Spanyol yang Jadi Tujuan Imigran dan Menjadi Titik Konflik dengan Maroko
-
Viral! 60 Ribu Migran Maroko Nekat Masuk Spanyol, Puluhan Tewas di Perbatasan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.