Menkomdigi: Digitalisasi Bansos Diperluas Secara Nasional pada Oktober 2026
Sabtu, 12 Sep 2026, 14:27 WIBJAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengatakan masyarakat antusias menyambut digitalisasi bantuan sosial (bansos). Karena itu, pemerintah terus menggencarkan implementasi bansos melalui akses portal digital.
Digitalisasi bansos saat ini telah melalui tahap piloting di sejumlah daerah. Pemerintah menyiapkan perluasan layanan hingga mencakup seluruh wilayah secara nasional.
Dalam perluasan layanan tersebut, Kemkomdigi menyiapkan stress test dan load test sebelum pelaksanaan rollout nasional pada Oktober 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan digitalisasi bansos mampu menjangkau seluruh daerah di Indonesia.
"Masyarakat sangat antusias, ini ditunggu-tunggu. Dan karena itu, kita akan lakukan roll out nasional, tidak hanya lagi di 215 kabupaten," kata Meutya dalam keterangan resminya, dikutip di Jakarta, Jumat (11/9).
Lebih lanjut, Meutya menjelaskan persiapan stress test dan load test dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kendala. Salah satunya terkait kapasitas dan keamanan sistem digitalisasi bansos.
Uji coba tersebut akan dilakukan bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Selain mengukur kapasitas layanan, uji coba bertujuan memastikan keamanan sistem dan perlindungan data masyarakat.
Menkomdigi menegaskan optimalisasi sistem diperlukan agar pelaksanaan digitalisasi portal bansos berjalan andal. Ia meyakini portal bansos mampu melayani akses secara bersamaan dari sekitar 50 juta masyarakat.
"Pelayanan harus andal. Karena itu kita tahu ini menyangkut tadi kurang lebih angkanya 50 juta masyarakat, yang kemungkinan secara bersamaan akan mengakses portal ini," ujar Menkomdigi. ils/I-1
- Bansos
- Menkomdigi
- digitalisasi bansos
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Rencana TransJakarta Kelola Transportasi Kepulauan Seribu, Bunda Neneng Minta Nasib Nakhoda Kapal Tradisional Diperhatikan
-
Tiga Wamenkeu Diuji, Kualitas Keputusan Fiskal Jadi Taruhan
-
Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Tuna dan Udang Vannamei Laris di Pasar Global
-
Korban Gempa NTT Masih Tinggal di Tenda Pengungsian
-
Biadab, Bapak Perkosa Anak Kandung di Probolinggo
-
Sulut Ingin Punya Keluarga Berkualitas, Disdukcapil dan BKKBN Ungkap Strateginya
-
Terindikasi Judol, 1.933 KPM di Sigi Sulteng Dicoret dari Daftar penerima Bansos
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.