Pasang Surut 'si Nyonya Tua'
📅 Jumat, 21 Mei 2021, 00:07 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Miguel MEDINA / AFP
REGGIO EMILIA - Juventus berhasil menjadi juara Coppa Italia musim 2020-2021 usai menundukkan Atalanta 2-1 pada laga final di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Kamis (20/5) dini hari WIB.
Dejan Kulusevski dan Federico Chiesa menjadi pencetak dua gol kemenangan bagi Juventus. Sementara gol balasan Atalanta dicetak Ruslan Malinovkyi. Gelar kali ini membuat Juventus menjadi tim tersukses di Coppa Italia dengan catatan 14 kali juara.
Usai membawa tim asuhannya menjadi juara, pelatih Juventus Andrea Pirlo menegaskan dirinya ingin berlanjut untuk menukangi klub berjuluk "si Nyonya Tua" tersebut. Sebelumnya, Pirlo juga membawa tim asuhannya memenangkan Piala Super Italia pada Januari lalu.
"Itu adalah pertandingan yang hebat, antara dua tim yang berjuang sampai akhir, laga final yang pantas. Ini juga perayaan besar bagi publik, dengan semua yang telah terjadi musim ini," ujar Pirlo, yang berulang tahun ke-42 pada Rabu.
"Saya sangat ingin duduk di bangku cadangan Juventus lagi tahun depan. Saya pikir saya melakukan pekerjaan saya dengan baik hari demi hari, berusaha memenangkan final. Saya ingin melanjutkan, saya mencintai klub ini," sambungnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pirlo mengakui bahwa dia mengalami banyak kesulitan. "Kemenangan ini tidak membatalkan pasang surut yang dialami tim ini. Musim ini saya belajar banyak," ujar pemain pemenang Piala Dunia 2006 itu.
Di sisi lain, pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini, 63, belum berhasil mendapatkan trofi pertama dalam karir kepelatihannya, dan trofi kedua klubnya setelah Coppa Italia 1963.
"Ini mengecewakan," ujar Gasperini. "Kami senang berada di level ini, bisa memainkan jenis permainan ini dan lolos ke Liga Champions untuk musim ketiga berturut-turut," sambungnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Itu adalah dorongan bagi Juventus yang memasuki akhir pekan terakhir musim ini dengan posisi kualifikasi Liga Champions yang semakin terancam.
Gianluigi Buffon berada di gawang Juventus untuk terakhir kalinya dalam karirnya. Penjaga gawang veteran itu tampil bagus untuk memenangkan Coppa Italia keenamnya 22 tahun setelah yang pertama bersama Parma.
Itu adalah Coppa Italia pertama bagi Juventus sejak 2018, setelah tahun lalu menjadi runner-up akibat kalah dari Napoli di final. Atalanta juga kalah di final 2019 dari Lazio.
Ronaldo gagal mencetak gol kal ini. Namun, dia kini telah memenangkan setiap trofi pada tiga dari lima liga utama Eropa - Inggris, Spanyol, dan sekarang Italia.
Sebanyak 4.300 suporter diizinkan masuk ke stadion untuk pertama kalinya sejak isolasi karena virus corona pada Maret 2020.
Namun, pesta kemenangan berlangsung singkat dengan pemerintah Italia memberlakukan jam malam di Reggio Emilia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!