Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Susanto Gagal Melaju di Piala Dunia Catur

📅 Jumat, 13 Sep 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Susanto Gagal Melaju di Piala Dunia Catur Doc: istimewa

JAKARTA - Pecatur andalan Indonesia, GM Susanto Megaranto harus pulang lebih cepat dari Piala Dunia Catur FIDE 2019 di Khanty-Manslysk, Russia, setelah hanya mencatat hasil remis melawan pecatur tuan rumah GM Sergey Karjakin pada babak pertama gim kedua.

PB Percasi, dalam keterangnya, Kamis (12/9), mengungkapkan bahwa setelah bertarung lebih dari empat jam disepakati buah catur yang tersisa berimbang, masing-masing memiliki empat bidak pada sayap menteri dengan Susanto memiliki Gajah dan Kuda, sementara Karjakin memiliki sepasang Gajah.

"Babak kedua, Susanto hanya mampu menahan remis GM Sergey Karjakin. Dengan hasil remis, Susanto hanya bisa mendapatkan poin 0,5 dan terpaksa harus pulang setelah pertandingan kedua babak 1," kata Ketua Kontingen Tim Indonesia R. Artsanti Alif dalam keterangan resminya.

Pada babak pertama gim pertama, Susanto menyerah kepada Karjakin. Seandainya menang pada gim kedua maka terbuka peluang untuk gim ketiga atau playoff, tetapi hal ini tidak terjadi karena hanya bermain remis.

Artsanti yang juga Vice President Head of Social Investment Japfa ini menilai Susanto sudah memberikan hasil terbaiknya. Menurut dia, persiapan untuk menghadapi Piala Dunia sudah cukup memadai dengan pelatihan intensif beberapa bulan sebelumnya.

"GM Karjakin bukan nama yang asing bagi para pecatur Indonesia, Di masa belianya, GM Karjakin pernah dipaksa kalah oleh MI Tirta Chandra Purnama, rekan Susanto di Japfa Chess Club. Namun jam terbang dan latihan yang sangat intensif tidak mengkhianati hasil," kata Artsanti.

Piala dunia catur diikuti oleh 128 pecatur dari 47 negara. Masing-masing peserta harus memperoleh tiket dengan memenangi turnamen catur yang digelar FIDE di berbagai zona setiap tahun. Dari berbagai kompetisi itu, terpilih 128 pecatur yang akan bertanding untuk menjadi penantang juara dunia catur, GM Magnus Carlsen (2843).

"Peserta terbanyak dari Rusia (28 pecatur), diikuti oleh India (10), China (7) dan Amerika Serikat (6). Pecatur Uzbekistan Nodirbek Abdusattorov (14 tahun) menjadi pecatur termuda yang ikut bertarung. Sementara pecatur tertua Essam El-Gindy dari Mesir berusia 53 tahun," kata Artsanti.

Susanto menjadi satu-satunya wakil Indonesia setelah beberapa tahun absen di Piala Dunia Catur. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Hiu paus terdampar di Bantul

1 jam lalu | Wahyu AP

Rona
Hiu paus terdampar di Bantul
Daerah
Edukasi bantuan hidup dasar...
Nasional
Bakti kesehatan Polri di Po...
Luar Negeri
PBB Terpaksa Kurangi Bantua...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.