Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pansel Pimpinan KPK Harus Membuktikan Memiliki Integritas Tinggi

📅 Rabu, 29 Mei 2019, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pansel Pimpinan KPK Harus Membuktikan Memiliki Integritas Tinggi Doc: ANTARA/RENO ESNIR

Selain itu, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia, yang juga mantan Plt Pimpinan KPK, Indriyanto Senoadji, ditetapkan menjadi wakil ketua pansel. Adapun sebagai anggota pansel, Presiden menetapkan akademisi yang juga pakar hukum pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM), Harkristuti Harkrisnowo; akademisi dan pakar psikologi Universitas Indonesia, Hamdi Moeloek; serta akademisi dan pakar hukum pidana Universitas Gadjah Mada, Marcus Priyo.

Kemudian, ada juga pendiri LSM Setara Institute, Hendardi, dan Direktur Imparsial, Al Araf. Dalam pansel tersebut juga duduk dua unsur pemerintah, yakni Staf Ahli Bappenas, Diani Sadia, dan Direktur Jenderal HAM Kementerian Hukum dan HAM, Mualimin Abdi.

Pembentukan pansel calon pimpinan KPK ini banyak menuai kritik dari sejumlah pihak termasuk dari ICW. Maka dari itu, Koran Jakarta mengupas alasan kritik ICW terhadap pansel calon pimpinan KPK ini dengan mewawancarai peneliti ICW, Kurnia Ramadhana.

Bagaimana pandangan ICW terhadap pembentukan pansel calon pimpinan KPK?

ICW bersama dengan koalisi masyarakat sipil antikorupsi tidak terlalu puas dengan pembentukan pansel pimpinan KPK kali ini. Satu sisi memang benar bahwa Presiden telah menepati janji untuk membentuk pansel pada akhir pekan ini. Akan tetapi, jika melihat komposisi pansel pimpinan KPK yang telah dipilih, justru kita merasa pesimistis akan ekspektasi mendapatkan pimpinan KPK yang benar-benar kredibel di masa yang akan datang.

Mengapa ICW pesimistis dengan komposisi pansel pimpinan KPK ini?

Kami menilai pansel ini diisi oleh orang-orang yang tidak independen. Ada nuansa bahwa Presiden lebih mempertimbangkan harmoni dan kompromi kepentingan elite dalam lingkaran terdekatnya daripada upaya yang sungguh-sungguh untuk memberantas korupsi. Jokowi mengabaikan aspek rekam jejak yang dilihat dari integritas maupun sikap atau posisi anggota pansel terhadap kelembagaan KPK.

Apakah struktur pansel pimpinan KPK tersebut memiliki rekam jejak yang buruk?

Kita bukan mengecap persoalan rekam jejak buruk. Akan tetapi, kita menduga ada beberapa nama dalam pansel yang punya afiliasi khusus dengan salah satu instansi penegak hukum. Maka itu, dikhawatirkan akan mengganggu kerja pansel KPK sendiri, yang mana harus memiliki nilai independensi. Pansel harus membuktikan integritas yang tinggi.

Terkait kepentingan elite politik, apakah pembentukan pansel pimpinan KPK akan berdampak bagi pemilihan pimpinan KPK selanjutnya?

Pasti akan sangat berdampak. Bagaimanapun potret pansel mencerminkan wajah KPK untuk empat tahun ke depan. Apalagi kita menduga beberapa orang yang tergabung dalam pansel memiliki kedekatan dengan salah satu institusi penegak hukum lain. Jangan sampai poin itu menjadi penghambat bagi harapan akan independensi dari pansel itu sendiri.

Apakriteria pansel calon pimpinan KPK menurut ICW?

Setidaknya ada 5 (lima) indikator yang seharusnya digunakan oleh Presiden sebelum memilih kandidat yang akan menjadi pansel pimpinan KPK 2019-2023. Pertama, integritas. Kedua, tidak memiliki konflik kepentingan dengan kerja-kerja KPK. Ketiga, berpengalaman dalam bidang antikorupsi. Keempat, memahami fungsi dan peran KPK dalam pemberantasan korupsi, dan kelima, rekam jejak yang bersih. yolanda permata putri syahtanjung/AR-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Wisata
Bukan Bali, Simeulue Kini D...

29 Desa di Cilacap Alami Kekeringan

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
29 Desa di Cilacap Alami Ke...
Luar Negeri
Rwanda Kebut Percepatan Per...
Nasional
Menteri UMKM Dorong Perluas...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pecah Bintang: Gerbang Menuju Jenderal
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.