Piala Dunia Momentum Pembenahan Sepak Bola Nasional

Selasa, 19 Jun 2018, 01:00 WIB

JAKARTA - Kepala Staf Presiden, Jenderal TNI (Purnawirawan) Moeldoko, menilai Piala Dunia 2018 di Rusia akan memberikan dampak positif terhadap suatu organisasi sepak bola, bukan hanya bagi yang jadi peserta tapi pada setiap negara termasuk persepakbolaan di Tanah Air.

Menurut mantan panglima TNI yang pernah bertarung dalam bursa kepemimpinan PSSI ini, persepakbolaan Indonesia selayaknya berkaca dan menjadikan pehelatan Piala Dunia contoh bagi pembenahan sepak bola, baik bagi persepak bolanya maupun penggiatnya.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

"Dulu sempat mau pimpin PSSI, sempat berencana untuk memperbaiki kultur dan pengelolaan pada organisasi PSSI yang jelek," kata Moeldoko.

Mantan jenderal bintang empat itu mengaku trenyuh dengan budaya dan sistem pengelolaan pada tubuh PSSI yang waktu itu sempat menunjukkan berbagai hal yang tidak baik, seperti terjadi praktik suap dan minimnya perhatian kepada pemain.

"Saya pernah ngomong kalau pendekatan pidana jangan main-main," ujar Moeldoko menyoal sinyalemen suap yang dulu kerap mengemuka.

Moeldoko menceritakan niat dan tujuan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI waktu itu, untuk memperbaiki. Dan diharapkan, dengan dukungan karakter yang sudah terbangun maka akan memunculkan prestasi karena ia yakin di negara yang besar ini banyak talenta sepak bola yang mumpuni, dan bisa diasah ke level lebih tinggi.

"Sebenarnya Indonesia memiliki potensi dari sisi sumber daya manusia yang dapat dioptimalkan untuk membentuk tim nasional sepak bola yang berkualitas," kata Moeldoko yang juga penggemar penyerang Persija, Bambang Pamungkas itu. Ant/S-1

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Dua Pemuda Diamankan karena Hendak Tawuran di Lubang Buaya

Gubernur Pramono Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Atasi Emisi PLTU Suralaya

Operator Seluler Ikut Bangun Ekosistem AI, Kedaulatan Digital Indonesia Makin Kuat

Anggaran KJMU Dipangkas Rp49 Miliar, 2.899 Mahasiswa Terancam Putus Kuliah

Badan Geologi: Asap di Gunung Raung Bukan Erupsi Tapi Kebakaran

Cegah Warga Hilang Hak Bansos, DPRD DKI Minta Pemprov Sediakan Kanal Sanggah

Gibran Berdialog dengan Sejumlah Ibu yang Baru Melahirkan di Tenda Rawat Pascagempa di Sikka, NTT, Pastikan Kebutuhan Terpenuhi

Babak Baru Diplomasi: Trump Bersiap Jumpa Kim Jong Un Lagi

Wapres Gibran Tinjau Korban Gempa NTT, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Molinas Diproyeksi Hemat Subsidi BBM Rp82,2 Triliun hingga 2037

Anggota DPR Minta Pemerintah Perbaiki Status Guru Madrasah Swasta

Gubernur Minta PWNU Banten Jaga Kekompakan Jelang Muktamar Ke-35 NU

Anggota DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Guru PPPK Daerah 3T jadi PNS

Basarnas Evakuasi Lansia-Ibu Hamil di NTT yang Sakit dan Trauma Gempa

Sidang Kasus Praktik Calo Jabatan oleh Bupati Nonaktif Fadia Arafiq Ungkap Dugaan Peran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan

BPBD Jabar Berangkatkan 20 Personel Bantu Korban Gempa NTT

Tekan Emisi, Gubernur Pramono Targetkan 10.000 Bus Elektrik Sudah Broperasi di Jakarta pada 2030

Tradisi Mulud Adat Bayan Pertama Kalinya Masuk Kalender KEN

Trump Ancam Hukuman Ekonomi ke Negara Mana pun yang Bantu Iran

Gibran Tinjau Dampak Gempa di NTT, Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga Jadi Prioritas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.