Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

-

Sudirman Haseng

📅 Sabtu, 07 Apr 2018, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Cara meningkatkan jumlah wisatawan Kamboja bagaimana?

Masyarakat Kamboja harus mengenal kita lebih baik. Caranya, ada penerbangan langsung. Masyarakat Kamboja yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar, kita tarik agar mereka melanjutkan pendidikan ke Indonesia. Perwakilan kita di Kamboja menargetkan 2-3 kali mengundang wartawan setempat atau agen travel untuk melihat objek-objek wisata Indonesia secara langsung.

Selanjutnya, dari akumulasi kegiatan-kegiatan tersebut kita harapkan dapat meningkatkan pertumbuhan wisatawan Kamboja ke Indonesia. Kalau sekarang anggaplah 3.000-4.000, tahun depan menjadi 7.000-8.000. Tahun berikutnya menjadi 10.000 sampai empat tahun, naik 20-30 persen per tahun.

Untuk acara-acara festival kebudayaan atau kesenian seperti apa?

Selalu ada secara rutin dilaksanakan, baik rutin diadakan KBRI maupun bersama dengan kedutaan-kedutaan ASEAN lain serta mengisi festival-festival kebudayaan yang dilakukan pemerintah setempat. Di KBRI kita juga mengajarkan secara reguler bahasa Indonesia, tarian, nyanyian, dan kesenian lainnya. Mungkin untuk sastra, seperti puisi akan kita coba.

Sudah kebayang, apa tantangan yang akan Anda hadapi selama menjadi Dubes di sana?

Memang ada orang yang melihat bahwa tantangan itu sebagai suatu kendala, akan tetapi saya melihat tantangan sebagai suatu peluang. Justru karena bahasanya (Bahasa Kemer) yang susah. Kita bisa mengenalkan bahwa Indonesia memunyai bahasa yang jumlahnya sampai ribuan. Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu peluang yang bisa kita manfaatkan dengan baik. Intinya, hampir tidak ada tantangan, karena kita sudah sangat dekat dengan Kamboja. Apalagi dari segi bentuk fisik, sopan santun, ramah tamah, dan lain sebagainya antara Indonesia dan Kamboja tidak jauh berbeda.

Sebelumnya sudah pernah menjadi Dubes Indonesia untuk Nigeria, sekarang untuk Kamboja. Setelah jadi Dubes ini, apakah masih mau dipilih lagi untuk jadi Dubes?

Kita berikan ke yang muda untuk menjadi Dubes. Setelah ini saya akan mengembangkan hobi yang selama ini saya simpan serta mencari peluang-peluang baru. Salah satu hobi saya adalah berkebun hidroponik yang punya peluang besar untuk dikembangkan. Saat ini melalui hobi berkebun itu, saya sudah bisa memberikan sayuran kepada keluarga dan warga sebanyak 100-200 orang di sekitar lingkungan.

N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Fasilitas desalinasi untuk warga pesisir

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Fasilitas desalinasi untuk ...

Festival UFO Indonesia

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival UFO Indonesia

Pembangunan kanopi di Stasiun Bogor

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pembangunan kanopi di Stasi...
Ekonomi
Realisasi penggunaan BBM be...
Luar Negeri
Asean Berupaya Kurangi Damp...
Daerah
Karhutla Kalimantan Barat t...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.