Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

11 Bank Besar AS Bersatu Selamatkan First Republic

📅 Jumat, 17 Mar 2023, 13:27 WIB | Oleh:
11 Bank Besar AS Bersatu Selamatkan First Republic Doc: CNN/Justin Sullivan/Getty Images
Ket. Foto Gedung First Republic Bank di San Francisco, AS diambil pada Kamis.

NEW YORK - First Republic Bank yang menghadapi krisis kepercayaan dari investor dan pelanggan, akan menerima bantuan sebesar 30 miliar dolar dari 11 bank besar di Amerika Serikat.

Menurut CNN, bank-bank besar tersebut termasuk JPMorgan Chase, Bank of America, Wells Fargo, Citigroup, dan Truist.

Suntikan dana tunai yang sangat dibutuhkan lembaga pemberi pinjaman San Francisco itu untuk memenuhi penarikan dana nasabah dan menopang kepercayaan pada sistem perbankan AS selama momen yang penuh gejolak bagi First Republic Bank.

Saham First Republic, yang dihentikan beberapa kali karena volatilitas pada Kamis, mengakhiri sesi dengan kenaikan 10 persen.

First Republic Bank secara aktif mendiskusikan sejumlah opsi bagi kelangsungan hidupnya, kata orang-orang yang mengetahui masalah itu.

Juru bicara First Republic menolak berkomentar.

Dalam sebuah pernyataan, bank-bank besar itu mengatakan tindakan mereka "mencerminkan kepercayaan pada First Republic dan bank lainnya. "Bank regional, menengah, dan kecil sangat penting untuk kesehatan dan fungsi sistem keuangan kita."

Pejabat AS tampaknya senang dengan prospek penyelamatan First Republic yang dipimpin oleh industri perbankan.

Fakta bahwa bank-bank terbesar Amerika sedang mendiskusikan bantuan untuk lembaga pemberi pinjaman yang berbasis di San Francisco itu adalah tanda kepercayaan pada kekuatan sistem perbankan, kata seorang pejabat AS kepada CNN.

Pejabat tersebut mengatakan penyelamatan seperti itu akan melengkapi tindakan yang telah diambil regulator dalam beberapa hari terakhir untuk menjaga simpanan di seluruh negeri.

"Dukungan dari sekelompok bank besar ini sangat disambut baik, dan menunjukkan ketahanan sistem perbankan," kata Departemen Keuangan dalam sebuah pernyataan, Kamis (16/3).

Masalah First Republic Bank menujukkan kekhawatiran yang terus berlanjut dari sistem perbankan setelah runtuhnya Silicon Valley Bank dan Signature Bank.

Fitch Ratings dan S&P Global Ratings menurunkan peringkat kredit First Republic Bank pada hari Rabu karena kekhawatiran deposan dapat menarik uang tunai mereka.

Banyak bank regional, termasuk First Republic, memiliki sejumlah besar simpanan yang tidak diasuransikan di atas nilai batas FDIC 250.000 dolar. Meskipun tidak mendekati persentase besar simpanan yang tidak diasuransikan oleh SVB (94 persen dari totalnya), First Republic memiliki 68 persen yang cukup besar dari total simpanan yang tidak diasuransikan, menurut S&P Global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.