Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

10 Meninggal, Korban Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Tercatat 113 Orang

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 17:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
10 Meninggal, Korban Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Tercatat 113 Orang Doc: Istimewa
Ket. Pada evakuasi hari Jumat (3/10) tim gabungan menemukan sebanyak lima korban yang dinyatakan meninggal dunia.

SURABAYA - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) pada Jumat (3/10) mencatat ada sebanyak 113 orang menjadi korban ambruknya bangunan mushala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin."Total semua korban sampai saat ini berjumlah 113 orang, dengan rincian 10 orang meninggal dunia dan 103 selamat,” kata Kepala Kantor Basarnas Surabaya Nanang Sigit, di Posko SAR gabungan, di wilayah Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jumat.Dikutip dari Antara, hari ini, kata dia, hingga Jumat sore, telah ditemukan sebanyak lima korban yang dinyatakan meninggal dunia.Ia menjelaskan, korban pertama ditemukan pukul 07.30 WIB, disusul korban kedua pukul 07.35 WIB, korban ketiga pukul 10.17 WIB, korban keempat pukul 11.34 WIB, dan korban kelima pukul 14.00 WIB.Nanang menyebut, untuk lima korban yang ditemukan hingga Jumat sore, masih dalam proses identifikasi di Post Mortem RS Bhayangkara Surabaya.Lebih lanjut, ia menambahkan, jika pembongkaran reruntuhan mushala Ponpes Al Khoziny dengan alat berat baru mencapai sekitar 50 persen.“Kalau dilihat secara matematis, proses ini diperkirakan baru selesai besok sore,” ucapnya.Menurut dia, saat ini, tim SAR telah menempatkan alat berat di sektor A3 hingga A4 atau sisi belakang bangunan, sementara tim SAR gabungan yang melakukan pencarian secara manual ditempatkan di sektor A1 dan A2.Namun, jika ditemukan posisi aman di titik lainnya, kata Nanang, pencarian manual juga tetap dilakukan.“Kalau ada korban langsung terlihat, evakuasi akan segera kami lakukan,” tuturnya.Nanang menambahkan, sejauh ini, sebagian besar korban meninggal ditemukan di area tempat wudhu, sementara sisanya berada di sisi kiri bagian belakang bangunan.“Kami pastikan penempatan alat berat tidak berisiko bagi petugas, sehingga lokasi harus benar-benar aman,” jelasnya.Nanang juga menjelaskan jika operasi pembongkaran material reruntuhan bangunan dan pencarian korban akan terus dilakukan hingga 24 jam ke depan, dan diperkirakan secara matematis selesai Sabtu (4/10) sore.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

26 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.