Perlu Revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | January 27 2021
No Comments
Koordinator Nasional Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru, Satriwan Salim, tentang Peningkatan Kompetensi Guru

Perlu Revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan

Perlu Revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font
Guru memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini juga sejalan dengan visi misi Presiden Joko Widodo. Guru kompeten dapat menghasilkan pelajar-pelajar berkualitas para penerus bangsa di masa mendatang.

 

Untuk itu, perlu pembenah­an dalam rekrutmen guru dan desain pengembangan kompetensi guru ke depan. Ma­salah terkait guru mulai dari hulu seperti menyiapkan calon guru di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Kesejahtera­an para guru, terutama honorer, juga harus jadi fokus perhatian. Pengembangan dan peningkatan kompetensi guru adalah keharusan yang mesti dipenuhi oleh nega­ra, baik tingkat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Untuk mengupas terkait kompe­tensi guru, Koran Jakarta mewa­wancarai Koordinator Nasional Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim. Berikut petikan wawancaranya.

Bagaimana penilaian P2G ter­kait kompetensi guru saat ini?

Kami memandang perlunya pembenahan dalam rekrutmen guru dan disain pengembangan kompetensi guru ke depan. Dalam konteks rekrutmen guru, perso­alannya sebenarnya sudah muncul di level hulu, yakni ketika maha­siswa calon guru masuk kampus LPTK. Harus ada pembenahan se­leksi masuk LPTK bagi calon guru, termasuk revitalisasi pengelolaan LPTK secara nasional.

Bagaimanapun juga LPTK masih menjadi “pabrik” calon guru. Ren­dahnya kompetensi guru Indonesia hingga sekarang, tak lepas dari buruknya pengelo­laan guru mulai dari hulunya yakni LPTK tersebut.

Untuk proses rek­rutmennya sendiri seperti apa?

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebuda­yaan (Kemendikbud), harusnya juga me­laksanakan perintah Pasal 22–23 UU No 14 Tahun 2005 ten­tang Guru dan Dosen.

Pada Pasal 22 Ayat 1 dituliskan bahwa pemerintah dan/atau peme­rintah daerah dapat menetapkan pola ikatan dinas bagi calon guru untuk memenuhi kepentingan pembangunan pendidikan nasional atau kepenting­an pembangunan dae­rah Pasal 22 Ayat 1.

Lalu dalam Pasal 23 Ayat 1, pemerin­tah mengembangkan sistem pendidikan guru ikatan dinas berasrama di lemba­ga pendidikan tenaga kependidikan untuk menjamin efisiensi dan mutu pendidikan. Pola rekrutmen seperti ini belum terwujud hingga sekarang.

Apa manfaat yang didapat dari pelaksanaan pola rekrutmen se­perti ini?

Rekrutmen guru pola ikatan di­nas ini memberikan setidaknya dua manfaat sekaligus. Pertama, guru yang direkrut adalah benar-benar guru pilihan dan memiliki kompe­tensi sejak mulai kuliah di LPTK yang berstatus PNS. Lalu, rekrut­men guru pola ikatan dinas sejak di LPTK ini dapat memenuhi keku­rangan guru secara nasional.

Bagaimana keterlibatan peme­rintah daerah dalam peningkatan kompetensi guru ini?

Masih banyak daerah provinsi dan kota/kabupaten yang anggaran pendidikannya dalam APBD masih jauh di bawah 20 persen. Pada­hal anggran pendidikan adalah menjadi kewajiban daerah juga. Kami menemukan ada pemda yang anggaran pendidikannya di bawah 5 persen APBD. Kalau begitu, tak bisa berharap banyak akan terjadi peningkatan kualitas guru kalau.

Pemda jangan lepas tanggung jawab. Politik anggaran pendidik­an khususnya untuk peningkatan kompetensi guru adalah kebutuhan mendesak. Jika tidak, guru-guru kita masih berkutat di urusan kom­petensi yang menyedihkan.

Pemerintah tengah menyiap­kan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi para guru honorer. Bagai­mana respons P2G terkait ini?

P2G mengapresiasi pemerintah pusat, Kemdikbud, dan Kemenpan RB plus Komisi X membuat kebi­jakan membuka lowongan seleksi guru honorer menjadi Guru P3K sebanyak satu juta lowongan tahun depan. n muhamad marup/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment