Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Zulhas: Pemberdayaan Ekonomi Desa Jadi Kunci

📅 Senin, 01 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Zulhas: Pemberdayaan Ekonomi Desa Jadi Kunci Doc: antara
Ket. Zulkifli Hasan Menko Pangan - Banyak produk UMKM daerah dipajang dan dipamerkan. Ini harus kita dukung. Produk lokal harus diberdayakan.

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut pentingnya pameran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 sebagai sarana mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan produk lokal.

Dalam penutupan AOE 2025, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (30/8), ia mengatakan pameran ini sejalan dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

"Hasilnya sangat bagus dan sesuai harapan. Saya melihat pameran ini sejalan dengan pemberdayaan masyarakat yang sedang dijadikan prioritas oleh Bapak Presiden Prabowo. Banyak produk UMKM daerah dipajang dan dipamerkan. Ini harus kita dukung. Produk lokal harus diberdayakan," ujar Zulkifli di Jakarta, Minggu (31/8).

Seperti dikutup dari Antara, menurut Zulkifli, keberadaan AOE yang konsisten diselenggarakan selama 20 kali dalam 25 tahun terakhir, telah berkontribusi besar terhadap pengembangan komoditas dan produk daerah.

Ia menyoroti pentingnya menciptakan ekosistem pemberdayaan yang dapat mengembalikan kemandirian masyarakat desa.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bursah Zarnubi menekankan perlunya tindak lanjut antar kabupaten dalam memperkuat potensi perdagangan.

Ia mencontohkan, Kabupaten Minahasa Utara siap menjalin kerja sama Kabupaten Lahat berupa pengiriman tas dari sabuk kelapa dan kenari, yang nilainya bisa mencapai Rp6 miliar.

"Kemudian, imbal baliknya, kami akan mengirimkan kopi ke Minahasa Utara, karena kami penghasil kopi. Inilah perdagangan yang mau kita jalin. Saya harap ini bisa dilakukan dan ditiru kabupaten lain," kata Bursah.

Pameran ini telah mendatangkan investor, pembeli dan pengunjung umum, di mana volume perdagangan langsung atau transaksi tercatat mencapai Rp8 miliar selama tiga hari pelaksanaan.

Naik Kelas

Seiring dengan itu, Wakil Menteri (Wamen) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan pentingnya transformasi digital dan penguatan literasi keuangan bagi pengusaha UMKM agar mampu bertahan, berkembang, dan naik kelas di era ekonomi digital.

"Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan agar UMKM bisa tetap relevan dan berdaya saing," katanya

Helvi menekankan UMKM harus memiliki akses pada literasi keuangan yang memadai, tata kelola usaha yang transparan dan akuntabel, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital.

Ia menyebutkan data nasional menunjukkan bahwa inklusi keuangan Indonesia pada 2022 telah mencapai 85 persen namun Namun, indeks literasi keuangan baru berada di angka 49 persen.

Menurut Helvi, kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan yang harus dijembatani termasuk melalui pemberian akses keuangan kepada UMKM yang dibarengi dengan pemahaman yang baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.