Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan karena Suhu Panas

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan karena Suhu Panas Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi cuaca panas.

Medan - Dinas Kesehatan Kota Medan mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan karena suhu udara di daerah itu mencapai 37 derajat Celsius.

"Hal yang harus dilakukan saat udara panas agar tetap sehat adalah mengurangi berada di luar ruangan," ujar Kepala Bidang Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kota Medan dr Pocut Fatimah Fitri di Medan, Rabu.

Menurut dia,jika melakukan aktivitas di luar ruangan agar memastikan memakai pelindung kepala semacam topi atau payung agar tidak mudah dehidrasi. Sertakan juga dengan memakai kirim pelindung kulit dari sengatan matahari terutama untuk wajah.

"Perlu adanya penambahan konsumsi makanan dengan gizi berimbang, mengurangi lemak, gula, dan garam pada makanan," ujarnya.

Ia juga menyarankan agar memperbanyak konsumsi sayur, buah dan vitamin sebagai penambah daya tubuh pada saat cuaca panas.

"Ditambah dengan istirahat yang cukup untuk menjaga kondisi tubuh tetap baik. Masyarakat juga diimbau agar menjaga lingkungan dari risiko kebakaran," tutur Pocut.

Sementara itu, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengingatkan masyarakat di Kota Medan dan sekitarnya agar mewaspadai suhu panas mencapai 37 derajat Celcius yang diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Kepala BBMKG Wilayah I Medan Hendro Nugrohomengatakan sejak 21 Juli 2024 sebagian wilayah Sumatera Utara, termasuk Kota Medan dilanda suhu panas.

Berdasarkan data pengamatan tercatat suhu udara maksimum pada 21 dan 22 Juli berada di angka 37,0 derajat Celcius, dan pada 23 Juli bahkan mencapai 37,2 derajat Celcius.

Berdasarkan analisa pola angin pada 23 Juli 2024 pukul 07.00 WIB dan 19.00 WIB, menunjukkan angin baratan yang cukup kuat dan bersifatdivergen(menyebar) di wilayah Sumatera Utara, sehingga menyebabkan sulitnya pertumbuhan awan di wilayah tersebut.

"Dalam beberapa hari ke depan diperkirakan pola cuaca hampir sama dengan hari ini yang masih cukup panas. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap hal-hal yang dapat memicu kebakaran, mengurangi kegiatan di luar rumah, memperbanyak konsumsi air putih dan buah," kata Hendro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

17 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.