Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Bengkulu Mesti Ekstrawaspada Sudah Ratusan Gempa Terjadi

📅 Minggu, 07 Des 2025, 13:48 WIB | Oleh:
Warga Bengkulu Mesti Ekstrawaspada Sudah Ratusan Gempa Terjadi Doc: ant
Ket. rentetan gempa

BENGKULU – Masyarakat Provinsi Bengkulu tampaknya harus ekstrawaspada karena ratusan kali gempa terjadi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang mencatat sejak Januari hingga hari ini atau 7 Desember 2025 telah terjadi gempa bumi di wilayah Provinsi Bengkulu sebanyak 484 kali kejadian.

"Untuk gempa di wilayah Bengkulu tercatat sejak Januari sampai dengan saat ini sebanyak 484 kali kejadian gempa bumi," kata Pengamat Meteorologi dan Geofisika Muda Stasiun Geofisika Kepahiang Detalia Nurutami di Kota Bengkulu, Minggu.

Sebanyak 484 kali tersebut, kata dia, memiliki rentang magnitudo yang berbeda-beda yaitu 1,0 hingga 6,3 yang didominasi oleh gempa dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer dari dasar laut.

Sedangkan untuk wilayah yang sering terjadi gempa bumi di Provinsi Bengkulu rata-rata berada di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Kaur.

Pihaknya terus mengimbau kepada seluruh masyarakat di Provinsi Bengkulu agar selalu waspada terhadap bahaya gempa bumi dan memahami langkah-langkah mitigasi bencana gempa.

Selain itu selalu mempersiapkan diri untuk melakukan evakuasi apabila sewaktu-waktu merasakan gempa dan tidak terpancing dengan informasi yang atau isu-isu yang tidak bertanggungjawab.

Diketahui, gempa bumi paling besar dengan magnitudo 6,3 terjadi pada Jumat (23/5/2025) pukul 02.53 WIB, dipicu aktivitas deformasi di bawah kerak bumi sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat.

"Untuk gempa kali ini disebabkan oleh intarslab atau aktivitas defermasi di bawah kerak bumi. Pasca-gempa tersebut dirasakan hampir seluruh Provinsi Bengkulu dengan MMI III hingga VI ," terang Pengamat Meteorologi dan Geofisika Pertama Muhammad Najib menambahkan.

Gempa magnitudo di atas 6,0 dengan kedalaman 84 kilometer di bawah permukaan laut itu menyebabkan 248 rumah terdampak dan 20 rumah diantaranya mengalami rusak berat.

Di sisi lain Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu Kharistian Hermansyah menyampaikan untuk di Kota Bengkulu yang mengalami kerusakan terdiri atas dua sekolah, dua mesjid, dua kantor camat, fasilitas umum, dan 192 rumah warga.

Kemudian untuk di Kabupaten Bengkulu Tengah yang mengalami kerusakan yaitu enam bangunan yang berada di Desa Nakau, Desa Pondok Kubang, satu sekolah PAUD, dua  SD dan satu SMK.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.