Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wapres Tekankan Empat Kriteria Ideal Calon Pimpinan dan Dewas KPK

📅 Jumat, 28 Jun 2024, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Tekankan Empat Kriteria Ideal Calon Pimpinan dan Dewas KPK Doc: ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Wapres
Ket. Kunjungan kerja -- Wapres Ma’ruf Amin memberi keterangan pers usai meninjau pabrik pengolahan limbah B3 di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (27/6).

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menekankan empat kriteria calon pimpinan dan dewan pengawas (dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan efektivitas dan kredibilitas lembaga antirasuah tersebut ke depannya.

"Saya kira paling pertama rekam jejaknya harus bersih. Itu rekam jejak sebab kalau rekam jejaknya sudah tidak bersih, saya kira sulit," kata Wapres lewat keterangan pers usai meninjau pabrik pengolahan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) dan PT Fronte Classic Indonesia di Kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Kabupaten Pasuruan, Jatim, Kamis (27/6).

Melalui keterangan resmi Biro Pers Sekretariat Wapres yang diterima di Jakarta, kriteria selanjutnya, kata Wapres, yakni integritas dan komitmen. "Yang keempat, independen, jangan titipan ya, betul-betul independen," katanya.

Menurut Wapres, jika keempat kriteria tersebut terpenuhi maka akan lahir pimpinan dan dewas KPK yang bisa diharapkan. "Jadi, rekam jejaknya bagus, komitmennya juga, integritasnya, dan juga independensinya," ucap Wapres.

Wapres juga menegaskan pemilihan pimpinan dan dewas KPK harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Sebab, lembaga tersebut keberadaannya sangat penting dan selalu menjadi sorotan publik, bahkan dinilai oleh pihak internasional.

"Saya minta karena tentu KPK ini kan menjadi lembaga penting sekali dan selalu menjadi sorotan publik, bahkan juga ada skor yang diberikan pihak internasional posisi kita di berapa maka itu pimpinan dan juga dewas KPK ini menjadi penting," katanya.

Diketahui, panitia seleksi (pansel) calon pimpinan dan dewas KPK menjaring 94 orang yang meregistrasi akun pada hari pertama pembukaan pendaftaran, Rabu (26/6).

"Sudah ada 94 orang yang register akun," kata Wakil Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK Arif Satria dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/6).

Meski sudah 94 yang meregister akun, tetapi hingga pukul 15.00 WIB, Rabu (26/6) belum ada yang melakukan pengiriman dokumen persyaratan kepada panitia.

Berkas yang nantinya akan masuk ke pansel KPK, kata Arif, akan diverifikasi kesesuaiannya dengan persyaratan yang tercantum dalam pengumuman.

Pengumuman pendaftaran peserta Capim KPK telah dimuat melalui laman setneg.go.id dan kpk.go.id. Sedangkan pendaftaran capim dan dewas KPK periode 2024-2029 dibuka mulai 26 Juni hingga 15 Juli 2024 secara daring melalui laman apel.setneg.go.id.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.