Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waduh! Sejumlah Kendaraan Umum Tak Layak Jalan Ditemukan Petugas

📅 Selasa, 11 Apr 2023, 22:48 WIB | Oleh:
Waduh! Sejumlah Kendaraan Umum Tak Layak Jalan Ditemukan Petugas Doc: ANTARA/ HO-Dishub Jombang
Ket. Petugas melakukan ramp check sejumlah armada angkutan umum di Terminal Jombang, Jawa Timur, Selasa (11/4).

JOMBANG - Tim gabungan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Satlantas Polres Jombang, serta UPT (Unit Pelaksana Teknis) Dinas Perhubungan Jawa Timur melakukan pengecekan kendaraan umum di Terminal Jombang dan menemukan sejumlah angkutan tak layak jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang Budi Winarno mengemukakan kondisi kendaraan yang tidak layak jalan, salah satunya karena masalah roda menggunakan ban vulkanisir, yakni ban bekas yang dilapisi dengan komponen baru agar terlihat seperti ban baru.

"Tadi dari 10 armada yang kami periksa, ada tiga kendaraan yang memakai ban vulkanisir. Kami akan kirim surat ke PO agar memperhatikan keselamatan, utamanya ban kendaraan," katanya di Jombang, Selasa.

Ia mengatakan temuan itu saat petugas melakukanramp check.Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kendaraan sekaligus sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemanfaatan angkutan umum untuk sarana transportasi mudik juga cukup tinggi.

Setiap kendaraan diperiksa satu persatu mulai dari kelengkapan teknis hingga kelengkapan secara administrasi, termasuk ban, lampu, dan beberapa kelengkapan lainnya.

Pihaknya juga meminta kepada pengemudi untuk berhati-hati saat berkendara dengan membatasi kecepatan. Keselamatan penumpang juga harus diprioritaskan.

"Secara normatif, mudik ini diprediksi semakin banyak. Saat pandemi tidak ada aktivitas mudik dan di 2023 ini, harapan kami fasilitasi mudik yang diselenggarakan pengusaha ataupun pemilik kendaraan angkutan umum memenuhi syarat teknis yang dipersyaratkan," ujarnya.

Selain pemeriksaan kendaraan, para sopir dan kenek bus juga diperiksa kesehatannya oleh tim medis yang juga ikut bergabung.

Dokter Arifudin, petugas medis dari Puskesmas Peterongan, Jombang mengatakan dari hasil pemeriksaan, rata-rata ternyata mereka mengalami tensi tinggi. Ia menduga, salah satunya karena kurang istirahat, sehingga diharapkan agar mereka bisa istirahat lebih lama sehingga fit saat mengemudi.

"Beberapa temuan, mayoritas tekanan darah tinggi. Faktor penyebabnya istirahat. Durasi istirahat mereka singkat, padahal idealnya dalam sehari 8-10 jam. Saya tanya rata-rata dua jam dan ini dampaknya kesehatan terganggu, makanya tekanan darahnya tinggi tadi," kata dr Arifudin.

Kegiatan pemeriksaan itu rencananya juga akan dilakukan lagi dengan lokasi tentatif. Dengan itu, diharapkan bisa memantau kondisi kendaraan sekaligus memastikan sopir angkutan umum juga sehat dalam mengemudi.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.