Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Vietnam Tolak Penetapan Garis Batas Tiongkok di Teluk Tonkin

📅 Jumat, 15 Mar 2024, 02:59 WIB | Oleh:
Vietnam Tolak Penetapan Garis Batas Tiongkok di Teluk Tonkin Doc: VNA
Ket. Patroli Bersama l Awak Penjaga Pantai Vietnam menghadap ke kapal Penjaga Pantai Tiongkok saat dilaksanakan patroli bersama di Teluk Tonkin pada April 2019 lalu. Perjanjian patroli bersama itu saat ini terancam setelah Vietnam menolak garis batas oleh Tiongkok di Teluk Tonkin yang ditetapkan Beijing awal bulan ini.

HANOI - Kementerian Luar Negeri Vietnam pada Kamis (14/3) mengatakan bahwa hukum internasional serta hak dan kepentingan negara lain harus dihormati, menanggapi masalah terkait demarkasi yang ditetapkan Tiongkok awal bulan ini terhadap garis batas di Teluk Tonkin.

Pemerintah Tiongkok menetapkan garis batas di Teluk Tonkin, yang dikenal di Tiongkok sebagai Teluk Beibu, menggunakan garis lurus jauh dari pantai, sebuah tindakan yang dikatakan sesuai dengan hukum internasional.

Garis dasar digunakan untuk menentukan batas perairan teritorial dan zona ekonomi eksklusif (ZEE) merupakan subjek sensitif di Laut Tiongkok Selatan (LTS) di mana Tiongkok, Vietnam, dan negara-negara lain di kawasan tersebut memiliki sejumlah klaim yang tumpang tindih.

"Vietnam berpendapat bahwa negara-negara pesisir mematuhi UNCLOS 1982 ketika menentukan garis batas pengukuran wilayah perairan mereka," kata juru bicara kementerian dalam konferensi pers reguler, mengacu pada Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS).

Kedua negara bertetangga ini memiliki klaim yang tumpang tindih di LTS yang lebih luas, namun di Teluk Tonkin, kedua tetap mempertahankan hubungan yang lebih bersahabat dan setuju untuk melakukan patroli bersama di sana sebagaimana dibahas selama kunjungan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, ke Hanoi pada Desember lalu.

Menurut UNCLOS, penggambaran garis pangkal lurus tidak boleh menyimpang terlalu jauh dari arah umum pantai.

Tidak jelas bagaimana perubahan tersebut dapat mempengaruhi perbatasan di Teluk Tonkin, yang terletak di lepas pantai Vietnam Utara dan Tiongkok selatan, karena kedua negara telah menyetujui garis demarkasi di wilayah tersebut, kata Van Pham, manajer umum wilayah Selatan China Sea Chronicle Initiative (SCSCI), sebuah organisasi nirlaba independen.

Terkait keberatan yang diajukan Hanoi, juru bicara Vietnam mendesak Tiongkok untuk menghormati perjanjian mengenai garis demarkasi, namun menolak berkomentar apakah garis batas baru dapat membahayakan perjanjian yang ditandatangani pada 2000.

Juru bicara tersebut juga menolak mengatakan apakah tindakan Tiongkok dapat mempengaruhi perjanjian patroli bersama antara kedua negara.

Pertemuan Marcos-Blinken

Masih terkait dengan sengketa LTS, pada Rabu (13/3) malam pemerintah Filipina mengumumkan rencana pertemuan Presiden Ferdinand Marcos Jr dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, pekan depan dengan agenda untuk membahas ketegangan di LTS yang kian meningkat

"Presiden Marcos Jr akan bertemu dengan Menlu Blinken pada 19 Maret untuk membahas masalah kerja sama dan keamanan," kata kantor Kepresidenan Filipina.

Pertemuan Marcos Jr- Blinken terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Filipina dan Tiongkok terkait sengketa wilayah di LTS. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.