Venezuela Hentikan Hubungan Sejumlah Negara
📅 Rabu, 31 Jul 2024, 02:45 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/JUAN BARRETO
MEXICO CITY - Pemerintah Venezuela pada Senin (29/7) menangguhkan hubungan dengan sejumlah negara Amerika Latin yang enggan mengakui kemenangan Nicolas Maduro dalam pemilihan presiden Venezuela akhir pekan lalu.
Ketegangan diplomatik tersebut terjadi usai pemimpin sejumlah negara Amerika Latin meragukan hasil pemilihan presiden yang dimenangi Maduro, petahana sejak 2013, dengan 50,2 persen suara.
Dalam pernyataannya, pemerintah Venezuela mengumumkan penarikan semua staf diplomatik dari kedutaan besarnya di Argentina, Cile, Kosta Rika, Peru, Panama, Republik Dominika, dan Uruguay.
Venezuela juga mendesak negara-negara yang mereka tuduh mengintervensi pemilihan presiden untuk menarik pulang dutanya masing-masing.
Pemerintah Venezuela, yang bermusuhan dengan Amerika Serikat sejak Hugo Chavez memimpin Venezuela pada 1999, menuduh negara-negara tersebut mengekor kepentingan AS. "Venezuela menolak keras intervensi dan pernyataan sekelompok pemerintahan sayap-kanan antek Washington DC yang secara terbuka mendukung dalil ideologi fasisme internasional," demikian pernyataan pemerintah Venezuela. SB/Ant/Anadolu/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!