Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Vaksin Inovatif, Kunci Indonesia Kurangi Ketergantungan Impor

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Vaksin Inovatif, Kunci Indonesia Kurangi Ketergantungan Impor Doc: ANTARA/ HO-Etana
Ket. Pengembangan inovasi vaksin dari perusahaan biofarmasi Indonesia.

JAKARTA – Pengembangan inovasi vaksin terus menjadi langkah penting untuk menjawab tantangan kesehatan yang semakin dinamis.

Melalui riset dan pemanfaatan teknologi terbaru, para peneliti berupaya menghadirkan vaksin yang lebih efektif, aman, dan mampu memberikan perlindungan lebih luas terhadap berbagai penyakit.

Inovasi ini tidak hanya memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat, tetapi juga membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan kemandirian di bidang farmasi dan bioteknologi di masa depan.

Pengembangan inovasi vaksin dari perusahaan biofarmasi Indonesia mendorong kemandirian kesehatan nasional dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Director of Vaccine and Anti Infectious Business Unit Etana Indra Lamora mengatakan, Etana terus berkomitmen berkontribusi dalam meningkatkan cakupan imunisasi masyarakat Indonesia dengan menghadirkan inovasi vaksin yang berkualitas dan relevan.

“Melalui pengembangan vaksin HPV, produksi lokal PCV-13, serta kehadiran vaksin meningitis yang kini telah resmi kami luncurkan, kami ingin berkontribusi nyata dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan kualitas hidup masyarakat,” kata Indra dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (3/6).

Pengembangan vaksin dilakukan oleh Etana khususnya untuk vaksin Human Papillomavirus (HPV) sebagai solusi strategis untuk pencegahan kanker serviks, yang masih menjadi salah satu penyebab utama kematian perempuan di Indonesia.

Selain itu, vaksin PCV-13 juga telah dibuat di dalam negeri untuk pencegahan pneumonia pada anak yang telah menjadi bagian dari program imunisasi nasional pemerintah Indonesia.

Inovasi ini sebagai langkah konkret menekan angka kesakitan dan kematian akibat pneumonia pada anak. Saat ini, Etana telah memperluas portofolio vaksinnya dengan menghadirkan vaksin meningitis untuk mendukung kebutuhan imunisasi masyarakat luas, termasuk kelompok berisiko serta mendukung kelancaran ibadah bagi jemaah haji maupun umrah.

Imunisasi merupakan salah satu upaya kesehatan paling efektif dalam mencegah penyakit menular. Keberhasilan program imunisasi membutuhkan sinergi lintas sektor dengan pemerintah, tenaga kesehatan, institusi riset, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi dan pemanfaatan vaksin berjalan optimal.

Etana juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi sekaligus mendukung kemandirian vaksin nasional dengan produk yang memenuhi standar sertifikasi Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Selain itu inovasi juga perlu memiliki standar global terkait kualitas, keamanan, dan efikasi produk, untuk memastikan inovasi yang dihasilkan tidak hanya memenuhi regulasi nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.