Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Usut Tuntas, Kejari Sita Rp10 Miliar Aset Tersangka Korupsi PT RS Arun Lhokseumawe

📅 Jumat, 16 Jun 2023, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Usut Tuntas, Kejari Sita Rp10 Miliar Aset Tersangka Korupsi PT RS Arun Lhokseumawe Doc: ANTARA/Dedy Syahputra
Ket. Kepala Seksi Intelijen Kejari Lhokseumawe Therry Gutama didampingi Kasi Pidsus Kejari Lhokseumawe Saifuddin memperlihatkan uang sitaan diduga aliran dana kasus korupsi PT RS Arun Lhokseumawe, Kamis (15/6/2023).

Banda Aceh - Usut tuntas. Kejaksaan Negeri Lhokseumawe menyita aset tersangka kasus dugaan korupsi PT Rumah Sakit Arun Lhokseumawe Hariadi yang diperkirakan mencapai Rp10 miliar sebagai upaya pemulihan atas kerugian negara yang mencapai Rp44,9 miliar dalam kasus itu.

Kepala Seksi Intelijen Therry Gutama Kejaksaan Negeri Lhokseumawe di Lhokseumawe, Kamis, mengatakan selama proses penyidikan kasus korupsi PT RS Arun Lhokseumawe, pihaknya telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset tersangka Hariadi.

"Aset tersangka Hariadi yang disita, yakni tiga buah dokumen atau sertifikat hak milik tanah dan rumah, satu unit mobil Honda Civic, satu unit sepeda motor Honda CBR250RR dan satu unit sepeda motor Yamaha WR 155 R. Diperkirakan nilai aset tersebut mencapai Rp10 miliar lebih," katanya.

Saat ini, penyidik masih berupaya merampungkan berkas perkara dua orang tersangka korupsi PT RS Arun Lhokseumawe, yakni Direktur Utama PT RS Arun Lhokseumawe Hariadi dan mantan Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya.

"Tim penyidik segera merampungkan berkas perkara tersebut untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor," kata Therry.

Menurut Therry, hingga saat ini pihaknya telah memeriksa sebanyak 30 orang saksi, termasuk dua saksi ahli dalam perkara kasus dugaan korupsi PT RS Arun Lhokseumawe.

Kedua tersangka juga telah dilakukan perpanjangan masa penahanan untuk 40 hari ke depan.

"Tim penyidik juga telah menyelamatkan uang negara dalam kasus ini sebesar Rp9,2 miliar dari total kerugian negara yang mencapai Rp44,9 miliar. Jika dikalkulasikan, saat ini total kerugian yang berhasil diselamatkan sekitar Rp19 miliar lebih," katanya.

Mengenaikemungkinan adanya tersangka lainnya dalam kasus korupsi PT RS Lhokseumawe,Therrymenambahkan pihaknya masih fokus terhadap dua tersangka utama tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

42 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.