Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UMKM Perempuan Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Hobi di Yogyakarta

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 17:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Perempuan Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Hobi di Yogyakarta Doc: Dok. Antara

YOGYAKARTA - Yogyakarta terus menunjukkan dinamika positif dalam pertumbuhan ekonomi kreatif, salah satunya melalui peran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola perempuan. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY Robby Kusumaharta menyebut banyak perempuan di kota ini berhasil mengubah hobi menjadi sumber penghasilan yang berdaya saing.

“Yogyakarta memiliki banyak potensi untuk mengembangkan ekonomi berbasis hobi, terutama yang digerakkan oleh para pelaku UMKM perempuan,” ujar Robby dalam kegiatan pelatihan bagi UMKM perempuan di Rumah UMKM Yogyakarta, Kamis (23/10).

Ia mencontohkan sejumlah usaha yang lahir dari hobi, seperti kerajinan tangan dan kuliner khas, kini berkembang menjadi sektor ekonomi kreatif yang memberi kontribusi nyata bagi daerah. “Hobi kaum perempuan tersebut memiliki nilai ekonomi yang besar dan berkontribusi pada sektor ekonomi kreatif,” katanya.

Menurut Robby, tren ekonomi berbasis hobi semakin diminati di Yogyakarta karena mampu mengubah kegiatan pribadi menjadi bisnis yang menguntungkan. Untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM, Kadin DIY berkolaborasi dengan Evermos serta sejumlah pemangku kepentingan memberikan pelatihan pemasaran digital dan pemanfaatan limbah.

Brand Marketing Evermos Rega Aditya menambahkan, pelatihan ini bertujuan mendorong perempuan agar lebih percaya diri mengembangkan usaha berkelanjutan berbasis teknologi dan digitalisasi. “Kami ingin perempuan di Yogyakarta melihat potensi hobi mereka sebagai peluang usaha yang dapat berkembang, baik di pasar lokal maupun nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta Kisbiantoro menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan di sektor UMKM berperan penting dalam memperkuat ekonomi daerah. “Pelatihan ini membantu UMKM perempuan mengelola usaha mereka secara efisien dan berkelanjutan,” katanya.

Ia berharap dengan dukungan pelatihan dan teknologi yang tepat, ekonomi berbasis hobi di Yogyakarta dapat tumbuh lebih cepat, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.