Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UMKM Jangan Hanya Andalkan Marketplace, Bangun Website Sendiri Sekarang

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 12:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Jangan Hanya Andalkan Marketplace, Bangun Website Sendiri Sekarang Doc: Antara Foto
Ket. Warga mengikuti pelatihan membuat kerajinan dari bahan kain perca di Cibodas, Kota Tangerang, Banten

Konsultan sekaligus digital marketing strategist Andry Salim menyarankan kepada pelaku UMKM di Indonesia tidak boleh terus bergantung pada platform lokapasar (market place) namun harus memiliki infrastruktur digital sendiri seperti situs web atau landing page untuk membangun identitas dan kemandirian.

“Jangan tergantung terus dengan market place. Kita harus siapkan web atau landing page. Itu penting sebagai rumah utama brand kita di dunia digital,” kata Andry Salim dalam keterangannya di Tangerang Kamis.

Market place memang bisa mendatangkan traffic, tetapi posisi UMKM di dalamnya sangat bergantung pada algoritma dan kebijakan platform yang setiap saat bisa berubah, katanya, menjelaskan. 

Sedangkan situs web atau landing page milik sendiri membuat pelaku usaha memiliki kontrol penuh terhadap branding, data konsumen, hingga strategi promosi.

“Kalau hanya mengandalkan market place, UMKM seperti menumpang di rumah orang. Tapi kalau punya website, mereka punya rumah sendiri, yang bisa dikembangkan sesuai kebutuhan bisnis jangka panjang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University Hudi Santoso mengatakan kepemilikan situs web atau landing page akan lebih efektif jika diimbangi dengan pengetahuan komunikasi digital yang tepat, baik dalam hal story telling, konten visual, maupun interaksi dengan pelanggan.

Website tidak hanya soal teknologi, tapi juga komunikasi. Bagaimana UMKM menceritakan produk mereka, menampilkan deskripsi yang meyakinkan, serta memastikan konsumen bisa dengan mudah berinteraksi,” ujar Hudi.

Pengurus DPP Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Hans Harischandra Tanuraharjo mengatakan market place tetap penting, tapi jangan jadi satu-satunya tumpuan. UMKM yang mandiri secara digital akan lebih siap bermitra dengan ritel modern.

"Dengan adanya penguatan fundamental melalui kepemilikan website dan pemahaman komunikasi digital, diharapkan UMKM Indonesia bisa semakin kokoh menghadapi persaingan global dan tidak lagi hanya menjadi penonton dalam arus transformasi digital," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.