Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UI-Petrosea Koversikan Bus Listrik dari Mesin Diesel

📅 Jumat, 24 Mei 2024, 15:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
UI-Petrosea Koversikan Bus Listrik dari Mesin Diesel Doc: ANTARA/HO-Humas UI
Ket. Bus listrik konversi dari mesin diesel pertama di Indonesia hasil kolaborasi UI dan Petrosea.

DEPOK - Fakultas Teknik (FT) Universitas Indonesia (UI) bersama Petrosea memamerkan hasil kolaborasi yaitu bus listrik konversi dari mesin diesel pertama di Indonesia. Bus dipamerkan di ajang Busworld Southeast Asia 2024 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dekan FTUI Prof. Dr. Heri Hermansyah dalam keterangannya, Jumat (24/5), menekankan pentingnya kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak. "Kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan pelaku industri sangat penting untuk mewujudkan visi ini," katanya.

Dia berharap kehadiran bus ini tidak hanya menginspirasi masyarakat untuk mengadopsi kendaraan berbasis listrik, tetapi juga mendorong para pengembang dan industri lokal untuk terus berinovasi dan mengembangkan teknologi ramah lingkungan. Inisiatif ini dapat menjadi tonggak penting dalam mewujudkan transportasi yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Bus yang dibawa oleh Research Center for Advanced Vehicles FTUI ini merupakan bus konversi dari mesin diesel menjadi berbasis listrik. Bus ini merupakan bus ketiga yang dibuat oleh RCave dan yang pertama hasil kolaborasi dengan Petrosea. Bus ini menjadi satu-satunya di Indonesia yang merupakan hasil konversi dan dapat beroperasi.

Sistem kontrolnya pun merupakan hasil karya peneliti FTUI yang dimotori oleh Control Expert dan Dosen Departemen Teknik Elektro FTUI, Dr. Abdul Muis, S.T., M.Eng. Bus yang telah melalui uji coba operasional dengan jarak tempuh lebih dari 400 km ini, diharapkan dapat menjadi kendaraan operasional di lingkungan kampus UI maupun penggunaan dalam kota.

Melalui Research Center for Advanced Vehicles (RCAVe), FTUI dan Petrosea menghadirkan bus konversi dari mesin diesel menjadi listrik (kendaraan bermotor bahan bakar mesin/ KB BBM menjadi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai/ KBL BB).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi booth Bus Listrik FTUI dan berdiskusi dengan tim terkait biaya retrofit bus. Dalam kesempatan tersebut Menhub mendorong kolaborasi konversi bus listrik antara dunia akademik dan industri yang dilakukan oleh FTUI dan Petrosea dapat terus dilanjutkan.

Pameran yang berlangsung pada 15-17 Mei 2024 ini, menjadi bukti bahwa produk dalam negeri memiliki daya saing yang kuat dan mampu menarik perhatian luas, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berinovasi.

Sebaiknya Anda baca juga:

Ajang Busworld Southeast Asia 2024 ini, tidak hanya dihadiri oleh perusahaan manufaktur bus, tetapi juga perusahaan manufaktur suku cadang, komponen, aksesori, teknologi, hingga perawatan bus. Busworld Southeast Asia 2024 diikuti lebih dari 58 peserta dari 6 negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

49 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.