Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Janji Tak Akan Jual Senjata ke Rusia atau Ukraina

📅 Sabtu, 15 Apr 2023, 10:14 WIB | Oleh:
Tiongkok Janji Tak Akan Jual Senjata ke Rusia atau Ukraina Doc: VOA/Reuters
Ket. Menlu Tiongkok Qin Gang menghadiri jumpa pers bersama Menlu Jerman Annalena Baerbock (tak terlihat dalam foto) di Diaoyutai State Guesthouse di Beijing, 14 April 2023.

BEIJING - Tiongkok tidak akan menjual senjata ke salah satu pihak dalam perang di Ukraina, kata Menteri Luar Negeri Qin Gang, Jumat (14/4), menanggapi kekhawatiran Barat bahwa Beijing dapat memberikan bantuan militer ke Rusia.

Dilaporkan VOA, Tiongkok telah menyatakan pihaknya netral dalam konflik tersebut, sambil mendukung Rusia secara politik, retoris, dan ekonomi pada saat negara-negara Barat memberlakukan sanksi hukuman dan berusaha mengisolasi Moskow karena invasi ke Ukraina.

Qin Gang adalah pejabat tertinggi Tiongkok yang membuat pernyataan eksplisit tentang penjualan senjata ke Rusia.Dia menambahkan Tiongkok juga akan mengatur ekspor barang-barang dengan penggunaan ganda sipil dan militer.

"Mengenai ekspor barang-barang militer, Tiongkok mengadopsi sikap hati-hati dan bertanggung jawab," kata Qin pada konferensi pers bersama Menlu Jerman Annalena Baerbock yang sedang berkunjung."Tiongkok tidak akan memberikan senjata kepada pihak-pihak terkait dalam konflik, dan mengelola serta mengontrol ekspor barang-barang penggunaan ganda sesuai dengan hukum dan peraturan."

Qin menegaskan kembali kesediaan Tiongkok untuk membantu menemukan solusi damai atas konflik tersebut.

Pada konferensi pers yang sama, Qin juga menyalahkan pemerintah Taiwan atas meningkatnya ketegangan regional setelah Beijing mengadakan latihan militer besar-besaran dalam upaya mengintimidasi pulau yang diklaimnya sebagai wilayahnya sendiri.

Pada Februari, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan AS memiliki intelijen yang mengesankan Tiongkok mempertimbangkan untuk memberikan senjata dan amunisi ke Rusia. Blinken memperingatkan bahwa keterlibatan itu akan menjadi "masalah serius."

Dalam beberapa hari terakhir, para pemimpin Eropa mengeluarkan peringatan serupa, bahkan ketika mengunjungi Tiongkok. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa mengecam Beijing, dengan mengatakan dukungannya terhadap Rusia selama invasi adalah "pelanggaran terang-terangan" terhadap komitmennya di PBB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.