Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Bela Haknya Saat Insiden Tabrakan Kapal

📅 Selasa, 03 Sep 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Bela Haknya Saat Insiden Tabrakan Kapal Doc: AFP/Philippine Coast Guard
Ket. Insiden di LTS l ­Gambar yang diambil dari rekaman video yang dirilis Penjaga Pantai Filipina pada Sabtu (31/8) lalu, memperlihatkan sebuah kapal Penjaga Pantai Tiongkok bertabrakan dengan kapal Penjaga Pantai Filipina di perairan dekat Sabina Shoal, LTS. Pada Senin (2/9), Tiongkok menegaskan bahwa pihaknya sedang membela hak-haknya di LTS pada insiden tersebut.

BEIJING - Tiongkok pada Senin (2/9) bersikeras menyatakan bahwa mereka membela hak-haknya di Laut Tiongkok Selatan (LTS) setelah Filipina merilis rekaman yang menunjukkan kapal Penjaga Pantai Tiongkok menabrak salah satu kapalnya selama konfrontasi di laut.

Sebelumnya pada Sabtu (31/8) kedua negara saling menuduh atas tindakan sengaja menabrakkan kapal penjaga pantai mereka di dekat sebuah beting yang jadi titik konfrontasi di LTS, yang terbaru dalam serangkaian insiden serupa dalam beberapa pekan terakhir.

Insiden itu terjadi di lepas pantai Sabina Shoal yang disengketakan yang letaknya 140 kilometer di sebelah barat Pulau Palawan Filipina dan sekitar 1.200 kilometer dari Pulau Hainan, daratan utama Tiongkok terdekat.

Rekaman yang dirilis oleh Penjaga Pantai Filipina mengenai insiden tersebut tampak memperlihatkan kapal Tiongkok datang dari belakang kapal dan menabrak kapal Filipina. Rekaman lainnya juga menunjukkan apa yang tampak seperti tabrakan yang disengaja.

Ketika ditanya tentang rekaman insiden tersebut pada Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, menegaskan kembali klaim Beijing bahwa Filipina telah sengaja menabrak kapal Tiongkok.

"Akar penyebab dari situasi atau eskalasi situasi saat ini adalah Filipina mengirim kapal penjaga pantainya ke laguna karang Xianbin (Sabina Shoal) dalam waktu lama dan berupaya mendudukinya secara permanen," kata Mao.

"Tindakan Tiongkok di terumbu karang Xianbin merupakan tindakan perlindungan hak untuk menjaga kedaulatan wilayah dan hak serta kepentingan maritim Tiongkok, yang merupakan tindakan yang sah dan transparan," imbuh dia.

Beijing mengklaim hampir seluruh perairan LTS yang penting secara ekonomi meskipun ada klaim dari negara lain dan putusan pengadilan internasional menyatakan bahwa klaimnya tidak memiliki dasar hukum.

Tabrakan pada Sabtu (31/8) lalu menurut juru bicara Penjaga Pantai Filipina, Komodor Jay Tarriela, adalah insiden pelecehan maritim Tiongkok kelima selama Agustus.

Desak Uni Eropa

Pada saat bersamaan, Tiongkok mendesak Uni Eropa (UE) untuk bersikap objektif dan adil serta berhati-hati dengan kata-kata dan tindakan terkait isu di LTS setelah blok tersebut mengomentari insiden yang terjadi selama akhir pekan lalu.

Tiongkok menyatakan pihaknya sangat tidak puas dengan tuduhan UE terhadapnya terkait masalah tersebut, sebagaimana ditunjukkan dalam pernyataan misi Tiongkok di UE.

"Uni Eropa bukan pihak dalam masalah LTS dan tidak memiliki hak untuk menyalahkan siapapun atas masalah tersebut," kata misi tersebut.

Dikatakan pula bahwa penggembar-gemboran berulang-ulang UE mengenai isu kebebasan navigasi, tidak memberikan manfaat bagi kepentingan UE sendiri maupun kredibilitas internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

34 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.