Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Menkes Minta Rumah Sakit Badan Layanan Umum Jangan Berorientasi Keuntungan

📅 Jumat, 03 Mar 2023, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Menkes Minta Rumah Sakit Badan Layanan Umum Jangan Berorientasi Keuntungan Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Tangkapan layar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjadi pembicara dalam Rakor BLU 2023 yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Kamis (2/3/2023).

Jakarta - Tingkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan rumah sakit berstatus Badan Layanan Umum (BLU) jangan berorientasi pada keuntungan, melainkan berinvestasi pada perbaikan mutu pelayanan kepada masyarakat.

"Keuangannya perlu diatur, beda dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BLU gak usah untung, tapi harus sustainable," kata dia dalam Rakor BLU 2023 yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Kamis.

Ia mengkritisi orientasi rumah sakit BLU pada keuntungan usaha dengan semakin banyak pendapatan sebagai makin bagus nilainya.

"Cash-nya berapa, Rp500 miliar, Rp700 miliar, makin banyak cash, makin bagus nilainya. Saya garuk-garuk kepala, ngapain banyak-banyak simpan cash di bank, salah ukurnya," katanya.

Menurut Budi, pendapatan yang diperoleh seharusnya diinvestasikan pada perbaikan mutu pelayanan kepada masyarakat, seperti membeli alat baru, sebagian dialokasikan untuk kenaikan gaji dokter agar tidak berpraktik di RS swasta, hingga meningkatkan penelitian.

"Sehingga orang gak usah berobat ke Singapura. Jangan disimpan ke deposito supaya dapat bunganya," katanya.

Kementerian Keuangan telah menggelontorkan dana BLU yang cukup besar ke rumah sakit, sekitar Rp15 triliun dalam setahun untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit pemerintah.

"Saya minta di rumah sakit bukan untung, tapi nomor satu harus bisa berikan layanan terbaik bagi masyarakat," katanya.

Untuk mengukur keberhasilan layanan kesehatan di rumah sakit pemerintah, kata Budi, hal yang paling mudah dilihat dari okupansi pasien.

Jika pasien lebih banyak memilih berobat ke luar negeri, katanya, artinya layanan yang diberikan belum sesuai harapan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

32 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.