Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Ekspor, Luwu Utara Siapkan 300 Hektare Lahan Untuk Program Tanam Pisang

📅 Senin, 08 Jan 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Ekspor, Luwu Utara Siapkan 300 Hektare Lahan Untuk Program Tanam Pisang Doc: ANTARA/HO-Pemkab Lutra
Ket. Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat penanaman pohon pisang cavendish dalam rangka mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Luwu Utara, Minggu (7/1/2024).

Makassar- Tingkatkan ekspor, Bupati Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Indah Putri Indriani menyiapkan lahan 300 hektare lahan untuk mendukung Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam program penanaman pisang cavendish.

"Kamimendukung penuh program budi daya pisang untuk komoditasekspor pada program Gerakan Gemar Menanam Pisang (G2MP)," ujarnya di Luwu Utara, Minggu.

Indah Putri Indriani menyebutkan jika Pemprov Sulsel menargetkan 500.000 hektare lahan di Sulawesi Selatan untuk dimanfaatkan sebagai lahan budidaya pisang.

Sementara di Luwu Utara, pihaknya menyiapkan 300 hektare lahan dengan estimasi 2.000 pohon per hektare.

"Kami menyiapkan lahan lebih karena masih harus diverifikasi," katanya.

Ia menyebutkan total produksi buah-buahan dan sayuran tahunan di Kabupaten Luwu Utara pada 2022 sebanyak 444.473,40 kuintal dan angka itu mengalami peningkatan sebesar 159,48 persen dibanding 2021 yang hanya mencapai 171.296,76 kuintal.

Menurut Indah, Kabupaten Luwu Utara menjadi salah satu daerah sentra pengembangan produksi hortikultura di Sulawesi Selatan khususnya untuk produksi buah durian, jeruk siam/keprok, dan rambutan.

Selain buah durian, jeruk siam/keprok, dan rambutan, kata dia, Kabupaten Luwu Utara juga berpotensi dalam pengembangan komoditas buah lainnya termasuk buah pisang.

"Budidaya pisang sebenarnya sudah lama dikembangkan oleh petani kita tetapi masih sebagai tanaman sela atau tanaman pendamping di lahan tanaman utama seperti durian atau kakao, sehingga produksi buah pisang di Luwu Utara belum maksimal," tutur Bupati dua periode ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

39 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.