Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tinggal Bersih-bersih Rumah, BPBD Pastikan Banjir yang Melanda Jakarta Telah Surut

📅 Jumat, 31 Jan 2025, 23:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tinggal Bersih-bersih Rumah, BPBD Pastikan Banjir yang Melanda Jakarta Telah Surut Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Seorang warga duduk di depan rumahnya yang terendam banjir di Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (29/1/2025).

Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan bahwa banjir yang sempat melanda sebagian wilayah DKI Jakarta dari Selasa (28/1) hingga Rabu (29/1) dini hari dipastikan telah surut, dan rata-rata pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.

"Kami mencatat hingga Jumat (31/01) pukul 21.00 WIB, seluruh genangan di wilayah DKI Jakarta sudah surut," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Jumat.

Ia menyatakan bahwa pada Jumat pagi tercatat masih ada 10 RT di Jakarta Barat, yang terendam banjir, namun ketinggian air terus menurun.

Yohan mengatakan, setelah dilakukan upaya kolaboratif semua pihak seperti Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan PPSU Kelurahan genangan bisa terus dikurangi.

"Kami juga mengerahkan peralatan pendukung seperti pompa mobile untuk menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini," kata dia.

Yohan menambahkan, pada saat puncak banjir lebih dari 2.000 orang mengungsi di beberapa lokasi yang tersebar di Jakarta Barat, Utara, dan Timur, namun setelah air surat mereka mulai kembali ke rumah masing-masing.

"Saat ini pengungsi hanya ada di Kelurahan Cengkareng Barat dengan jumlah 134 jiwa. Sebagian pengungsi membersihkan rumahnya, untuk tidur atau istirahat masih di tenda pengungsian, kemungkinan besok sudah kembali ke rumah masing-masing," katanya.

Banjir yang melanda sebagian wilayah DKI Jakarta diakibatkan hujan ekstrem dan sangat lebat yang terjadi pada Selasa (28/1) hingga Rabu (29/1) dan membuat saluran air tidak mampu menampung air yang masuk.

"Saluran air yang ada melebihi kapasitas daya tampung sehingga meluap mengakibatkan genangan (banjir)," kata Yohan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

29 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.