Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim SAR Lakukan Pencarian Warga Depok Terseret Arus di Pantai Kayakas

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 16:05 WIB | Oleh:
Tim SAR Lakukan Pencarian Warga Depok Terseret Arus di Pantai Kayakas Doc: ANTARA/HO-Basarnas Banten
Ket. Dendi Darmawan (22) warga Kota Depok,Jawa Barat terseret arus saat berenang di Pantai Kayakas Pulo Manuk, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

LEBAK -- Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) melakukan pencarian warga Depok,Jawa Barat, yang terseret arus saat berenang di Pantai Kayakas Pulo Manuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, pada Selasa (24/3) sore.

Kasubsi Siaga dan Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Banten Rizky Dwianto di Lebak, Selasa, mengatakan pihaknya kini mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian terhadap warga Depok yang terseret arus saat berenang di sekitar Pantai Kayakas Pulo Manuk.

Korban bernama Dendi Darmawan (22) warga Kampung Cilangkap, RT 03/14, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, yang hingga kini masih dalam pencarian.

Unsur potensi SAR bersama nelayan setempat terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.

"Kami berharap malam ini korban kecelakaan laut bisa ditemukan," kata Rizky.

Pihaknya bergerak cepat melakukan pencarian korban terseret arus saat berenang di Pantai Kayakas Pulo Manuk setelah menerima laporan dari Jhon, anggota Madur Rescue pada pukul 18.52 WIB.

Berdasarkan laporan awal, kata dia, insiden bermula sekitar pukul 16.45 WIB ketika tiga orang remaja berenang di sekitar pantai sambil mengejar bola yang terbawa arus ke tengah laut.

Ketiga korban diketahui bernama Afis (19), Dwi (23), dan Dendi Darmawan (22). Namun korban Dendi saat berada di tengah diduga kelelahan dan terseret arus.

Sedangkan Afis, teman korban sempat berupaya menolong. Namun karena kondisi korban yang cukup berat dan arus yang semakin kuat, sehingga upaya penyelamatan tidak berhasil.

Untuk itu Afis akhirnya kembali ke daratan dengan bantuan perahu nelayan, sementara Dwi berhasil lebih dahulu mencapai tepi pantai.

Tim SAR melakukan pencarian korban dengan menggunakan rescue car dan peralatan SAR air.

Operasi pencarian masih terus berlangsung dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

"Kami minta wisatawan agar mematuhi aturan yang ditetapkan pengelola destinasi wisata dengan tidak berenang melebihi bendera merah, karena rawan kecelakaan laut," kata Rizky Dwianto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

28 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.