Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan Meski Ada Tekanan dari Trump

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 14:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan Meski Ada Tekanan dari Trump Doc: AP
Ket. Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, berbicara dalam konferensi pers setelah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), Rabu, 30 Juli 2025, di Washington.

NEW YORK CITY - Bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), pada Rabu (30/7) mempertahankan kisaran target suku bunga acuan federal di angka 4,25 persen hingga 4,5 persen, kendati menghadapi tekanan dan kritik keras dari pemerintahan Trump.

"Meskipun fluktuasi dalam ekspor bersih terus memengaruhi data, indikator-indikator terbaru menunjukkan bahwa pertumbuhan aktivitas ekonomi telah mengalami moderasi pada paruh pertama tahun ini. Tingkat pengangguran tetap rendah, dan kondisi pasar tenaga kerja tetap solid. Namun, inflasi tetap sedikit meningkat," papar sebuah pernyataan dari Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC).

Ketidakpastian mengenai prospek ekonomi masih tetap tinggi, menurut pernyataan itu.

Ekonomi AS berekspansi pada tingkat tahunan sebesar 3 persen pada kuartal kedua (Q2), dibandingkan dengan kontraksi 0,5 persen pada kuartal pertama (Q1), menurut data yang dirilis pada Rabu oleh Departemen Perdagangan AS.

FOMC menambahkan bahwa pihaknya "berkomitmen kuat dalam mendukung penciptaan lapangan kerja maksimum dan mengembalikan inflasi ke target 2 persen."

Indeks harga konsumen AS naik 2,7 persen pada Juni dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan merupakan kenaikan terbesar sejak Februari, yang dipandang sebagai awal dari inflasi yang disebabkan oleh tarif.

Secara khusus, di antara 12 anggota FOMC yang memberikan suara, dua orang memberikan suara untuk penurunan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, sementara seorang anggota dewan The Fed tidak memberikan suara.

"Menurut saya, dan hampir seluruh anggota komite, ekonomi tidak menunjukkan tanda-tanda terhambat secara berlebihan akibat kebijakan restriktif, dan kebijakan restriktif yang moderat tampak tepat," ujar Ketua The Fed Jerome Powell dalam konferensi pers hari Rabu (30/7).

The Fed belum menentukan apakah mereka akan memangkas suku bunga dalam pertemuan pada September, ujarnya.

"Tarif yang lebih tinggi telah mulai menunjukkan dampaknya secara lebih jelas pada harga beberapa barang, namun efeknya secara keseluruhan terhadap aktivitas ekonomi dan inflasi masih perlu diamati," kata Powell.

Dia menambahkan bahwa The Fed tidak memperhitungkan dampak perubahan suku bunga terhadap pemerintah atau kebutuhan fiskal pemerintah federal.

"Tidak ada bank sentral negara maju yang melakukan hal tersebut ... Jika kami melakukan itu, dampaknya tidak akan baik, baik untuk kredibilitas kami maupun kredibilitas kebijakan fiskal AS," kata Powell.

Trump pada Rabu kembali mendesak Powell untuk menurunkan suku bunga, menyebut soal data produk domestik bruto (PDB) yang lebih baik dari perkiraan pada Q2.

"Tidak ada inflasi! Biarkan orang membeli dan melakukan pembiayaan kembali rumah mereka!" ujar Trump dalam sebuah unggahan di media sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.