Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tabrakan Karambol Simpang Empat Muning Kediri: Polisi Dalami Unsur Kesengajaan Bus Harapan Jaya

📅 Sabtu, 24 Jan 2026, 11:14 WIB | Oleh:
Tabrakan Karambol Simpang Empat Muning Kediri: Polisi Dalami Unsur Kesengajaan Bus Harapan Jaya Doc: Istimewa
Ket. Proses evakuasi Bus Harapan Jaya yang menabrak satu rumah, satu unit mobil Daihatsu Xenia, dan tiga sepeda motor.

KEDIRI - Kepolisian Resor Kediri Kota, Jawa Timur, mendalami kasus kecelakaan beruntun melibatkan satu unit mobil bis, mobil serta sepeda motor yang terjadi di simpang empat muning, Kelurahan Lirboyo, Kota Kediri, Jumat kemarin. 

Insiden ini sempat viral melalui rekaman kamera pengawas yang beredar di media sosial, saat Bus Harapan Jaya menabrak satu demi satu kendaraan yang menunggu lampu merah di Simpang Empat Muning tanpa ada tanda-tanda akan berhenti. Bus baru terhenti saat menabrak sebuah bangunan rumah di persimpangan padat tersebut. 

Dikutip dari Antara, Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan menjelaskan sebelum kejadian kecelakaan itu, seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni bus, mobil dan sepeda motor melaju satu arah yakni dari barat ke timur.

"Seluruh kendaraan melaju dari arah barat, baik bus, kendaraan roda empat, maupun sepeda motor," katanya di Kediri, Jumat malam.

Pihaknya juga terus mengumpulkan keterangan usai kecelakaan yang terjadi pada Jumat petang tersebut. Bus Harapan jaya dengan nomor polisi AG 7662 UT tersebut juga diketahui baru keluar dari Terminal Baru Kota Kediri.

Bus diduga hendak mendahului kendaraan lain saat di persimpangan. Sopir bus diduga kehilangan kendali hingga menyerempet sepeda motor dan menabrak mobil Daihatsu Xenia AG 1925 BR di depannya.

Bus juga kembali menabrak sepeda motor lain hingga ringsek kemudian menabrak tembok rumah warga. Total kecelakaan ini melibatkan satu unit bus, satu unit mobil Daihatsu Xenia, dan tiga sepeda motor.

Pihaknya menambahkan, dalam kejadian itu ada sejumlah korban yang luka. Mereka juga langsung dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

Total terdapat empat orang yang mengalami luka ringan akibat insiden tersebut. Mereka juga sudah mendapatkan penanganan medis.

Untuk penyebab pasti, pihaknya juga masih mendalaminya. Polisi menyelidiki apakah kasus tersebut ada unsur kesengajaan atau tidak.

"Kami masih dalami untuk penyebab pastinya kecelakaan apakah karena faktor teknis atau unsur kesengajaan. Kami masih lakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut," kata dia.

Sementara itu, warga juga langsung memadati area kecelakaan itu. Polisi dibantu warga juga membantu untuk mengevakuasi kendaraan sehingga berada di jalur aman.

Seluruh kendaraan akhirnya berhasil dievakuasi ke lokasi yang aman. Seluruh kendaraan juga mengalami kerusakan baik sepeda motor, mobil hingga bus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

35 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.