Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Suhu Panas Ekstrem Bisa Timbulkan Serangan Jantung? Ini Penjelasan Ahli

📅 Minggu, 30 Apr 2023, 11:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Suhu Panas Ekstrem Bisa Timbulkan Serangan Jantung? Ini Penjelasan Ahli Doc: The Conversation/Shutterstock/Chayathorn Lertpanya
Ket. Pemanasan global terjadi dengan cepat akibat meningkatnya emisi gas rumah kaca. Perkiraan peningkatan suhu global sebesar 3-5°C pada abad ini.

Liz Hanna, Australian National University

Artikel ini adalah bagian dari [Covering Climate Now], sebuah kolaborasi global melibatkan lebih dari 250 outlet berita untuk memperkuat liputan tentang iklim.

Pemanasan global terjadi dengan cepat akibat meningkatnya emisi gas rumah kaca. Suhu di Australia menghangat sekitar 1°C sejak 1910, dengan perkiraan peningkatan suhu global sebesar 3-5°C pada abad ini.

Kondisi di Australia tersebut melampaui kurva suhu global. Suhu harian rata-rata di negara kami mencapai 21,8 °C, lebih panas 13,7°C dari rata-rata global 8,1°C.

Panas ekstrem (di atas 35°C pada siang hari dan di atas 20°C pada malam hari) kini lebih kerap terjadi di Australia, meningkat menjadi sekitar 12%, dari sekitar 2% di sepanjang waktu antara tahun 1951 dan 1980.

Jadi, apa dampak suhu tinggi pada tubuh kita? Dan, seberapa besar panas yang bisa ditoleransi oleh tubuh dan cara hidup kita?

Lebih panas di masa depan

Musim panas di Australia rentang waktu 2018-2019 tercatat 2,14°C lebih panas dibandingkan pada tahun 1961-1990.

Ini memecahkan rekor terpanas yang terjadi di tahun 2012-2013 dengan selisih yang jauh, termasuk mencatatkan suhu terpanas selama lima hari berturut-turut dengan rata-rata suhu nasional maksimum di atas 40°C.

Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Paruh pertama tahun 2019 setara adalah peringkat kedua terpanas yang tercatat dalam rekor dunia, dan juga Australia.

Badan Meteorologi Australia (BOM) telah memperingatkan bahwa musim panas tahun ini akan lebih panas dari sebelumnya.

Angin yang berasal dari utara yang panas dan kering, yang melintasi New South Wales
dan Queensland yang sedang dilanda kekeringan mempunyai kapasitas untuk menghadirkan panas yang terik dan risiko kebakaran ekstrem bagi negara-negara di bagian selatan, dan tampaknya sedikit kelegaan bagi mereka yang mengalami kekeringan.

Beberapa orang Australia di pedesaan sudah terpapar dengan panas mencapai suhu 50°C, dan kota-kota besar di selatan Australia akan mengalami hal yang sama dalam puluhan tahun mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.