Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Skor Demokrasi Jawa Tengah Naik, Kini Masuk 3 Besar Nasional

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Skor Demokrasi Jawa Tengah Naik, Kini Masuk 3 Besar Nasional Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (kanan) saat menerima penghargaan sebagai lima besar daerah dengan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tertinggi 2025, di Semarang, Kamis (21/5).

Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa skor Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mengalami kenaikan sebesar 0,88.dari tahun sebelumnya.

"Alhamdulillah Jawa Tengah naik satu tingkat. Tahun lalu peringkat empat, sekarang menjadi peringkat tiga," kata Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, di Semarang, Kamis (21/5).

Hal tersebut disampaikan saat "Kick Off Evaluasi Nasional Capaian Indeks Demokrasi Indonesia Tahun 2025 dalam rangka Penguatan Demokrasi dan Peningkatan Strategi Pembangunan Nasional".

Pada kegiatan yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan itu, Jateng mendapatkan penghargaan karena termasuk lima besar provinsi dengan IDI tertinggi.

Peringkat pertama adalah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan skor 89,73, kedua adalah Bali dengan skor 88,73, dan Jateng dengan poin 86,72.

Untuk peringkat ketiga adalah Kalimantan Barat dengan skor 86,17 yang turun peringkat dari posisi tiga, serta Jawa Timur di peringkat lima dengan skor 84,05.

Ia menjelaskan bahwa IDI mendasarkan pada tiga aspek, yaitu kebebasan sipil, kesetaraan politik, dan kapasitas lembaga demokrasi.

Tiga aspek IDI tersebut, kata dia, selalu berdinamika sehingga ada kabupaten/kota yang menurun pada sejumlah aspek yang akan memengaruhi senja.

Menurut dia, kenaikan peringkat itu bukan semata hasil kerja pemerintah, melainkan buah keterlibatan masyarakat dalam menjaga ruang demokrasi tetap hidup.

"Ini tidak mungkin dikerjakan pemerintah sendiri, karena indikator demokrasi itu luas, mulai politik, ekonomi, hingga kebebasan masyarakat untuk berbicara," katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kemenkopolkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus mengapresiasi naiknya skor IDI di Jateng, bahkan provinsi tersebut sukses naik peringkat dari empat menjadi tiga provinsi.

Capaian tersebut menunjukkan adanya kompetisi positif antardaerah untuk terus memperbaiki kualitas demokrasi dan pembangunan.

Ia menduga salah satu indikator yang ikut mendongkrak capaian Jateng adalah keterbukaan kanal pelayanan publik dan ruang pengaduan masyarakat yang semakin mudah diakses, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Masukan dari masyarakat itu membantu kami. Informasi tentang berbagai kejadian di Jawa Tengah juga membantu pemerintah mengambil langkah yang tepat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.