Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sikap Tegas, Blinken Sebut Ada Dukungan Luas dari Asean untuk Menekan Junta Myanmar

📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sikap Tegas, Blinken Sebut Ada Dukungan Luas dari Asean untuk Menekan Junta Myanmar Doc: ANTARA/Shofi Ayudiana
Ket. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Anthony Blinken memberikan keterangan pers seusai melakukan Pertemuan Menteri Luar Negeri Asean di Jakarta, Jumat (14/7/2023).

Jakarta - Sikap tegas, Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken mengatakan ada dukungan luas dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) untuk melakukan upaya-upaya yang dapat menekan junta Myanmar agar menghentikan kekerasan di negaranya.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, Blinken menyatakan bahwa junta Myanmar telah mengganggu stabilitas dan keamanan di kawasan menyusul kudeta militer pada Februari 2021.

"Ada dukungan luas dalam pertemuan hari ini untuk terus menekan rezim (Myanmar) agar mengakhiri kekerasan dan memenuhi komitmen mereka terhadap poin-poin konsensus," katanya.

Blinken hadir dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri Asean, Pertemuan Menlu KTT Asia Timur (EAS), serta Forum Kawasan Asean (ARF) di Jakarta, Jumat. Amerika Serikat merupakan salah mitra dialog Asean.

Dalam pertemuannya dengan Para Menteri Luar Negeri Asean, Blinken mengajak negara-negara Asia Tenggara untuk terus menekan rezim militer agar menghentikan kekerasan, melaksanakan Konsensus Lima Poin, dan mendukung kembalinya pemerintahan yang demokratis.

AS sebelumnya telah menerapkan sanksi terhadap junta Myanmar sebagai tanggapan atas kekerasan yang dilakukan militer terhadap masyarakat sipil.

Washingtonbulan lalu telah menerapkan sanksi terhadap dua bank Myanmar yang digunakan oleh junta untuk mengkonversi mata uang asing. Langkah itu dilakukan guna mengurangi kemampuan militer untuk mengimpor senjata yang digunakan untuk menyerang orang-orang yang menentang kudeta.

Pada Kamis (13/7), AS juga mengumumkan bantuan tambahan kemanusiaan senilai lebih dari 74 juta dolar AS (sekitar Rp1 triliun) untuk Myanmar, termasuk bantuan senilai hampir 61 juta dolar AS (Rp913 juta) untuk membantu para pengungsi Rohingya yang menderita akibat kekerasan yang sedang berlangsung di Myanmar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

59 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.