Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Tidak Macet Parah, Penjabat Gubernur Sebut Jalur Pantura dan Pansela Jateng Bisa Dilalui Pemudik

📅 Rabu, 03 Apr 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Macet Parah, Penjabat Gubernur Sebut Jalur Pantura dan Pansela Jateng Bisa Dilalui Pemudik Doc: ANTARA/HO-Pemprov Jateng
Ket. ANTARA/HO-Pemprov Jateng

Semarang - Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana memastikan bahwa jalur Pantai Utara (Pantura) maupun jalur Pantai Selatan (Pansela) bisa dilintasi pemudik saat arus mudik dan balik Lebaran 1445 Hijriah.

"Untuk jalur Pantura yang kemarin tergenang air dari Demak-Kudus saat ini sudah surut dan sudah diperbaiki. Saatnya nanti pemudik sudah bisa menggunakan jalan tersebut," katanya, di Semarang, Selasa.

Pascabanjir di Kabupaten Demak dan Kudus beberapa waktu lalu, kata dia, perbaikan jalan di jalur Pantura tersebut terus dikebut agar bisa dilintasi pemudik saat Lebaran.

"Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan Dinas Bina Marga Provinsi Jateng terus melakukan perbaikan jalur yang rusak," katanya.

Selain memperbaiki jalur Pantura yang rusak akibat banjir, kata dia, persiapan menyambut arus mudik Lebaran 2024 juga dilakukan dengan menyiapkan sejumlah jalur alternatif, termasuk jalur Pansela dan Tol fungsional Solo-Yogyakarta.

"(Tol fungsional) akan diberlakukan atau dibuka pada siang hari pada pukul 06.00-17.00 WIB. Kami juga akan siapkan juga petugas di sana, baik petugas kepolisian maupun juga dari Dinas Perhubungan," katanya.

Untuk kelengkapan fasilitas, seperti rambu lalu lintas dan penerangan jalan, lanjut dia, segera dipenuhi karena keamanan dan kenyamanan pemudik harus diutamakan.

"Segera lengkapi ruas jalan dengan rambu lalu lintas. Jangan sampai terjadi kecelakaan," kata mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Secara umum, kata dia, infrastruktur jalan di Jateng dalam kondisi baik, dan pada jalan nasional Provinsi Jateng dan DIY sepanjang 1.887,29 kilometer dipetakan terdapat 68 titik rawan kemacetan di Jateng.

"Ini menjadi perhatian bersama antara Polri dan instansi lainnya sehingga perlu dilakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas, terutama di lokasi-lokasi seperti pasar tumpah, pusat keramaian, dan jalur menuju lokasi wisata," katanya.

Pemerintah pusat memprediksi pergerakan mudik Lebaran 2024 secara nasional sebanyak 193,6 juta orang, sedangkan pergerakan pemudik yang masuk dan melintas di Jateng sebesar 18,23 juta orang.

Pemprov Jateng, kata Nana, akan membuka posko terpadu yang dipusatkan di Kantor Dinas Perhubungan Jateng dan sejumlah titik yang tersebar di berbagai wilayah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.