Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satelit SATRIA-1 Dijadwalkan Diluncurkan pada 18 Juni di Florida AS

📅 Jumat, 16 Jun 2023, 11:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satelit SATRIA-1 Dijadwalkan Diluncurkan pada 18 Juni di Florida AS Doc: ANTARA/Livia Kristianti
Ket. Deputy Project Coordinator PT Satelit Nusantara Tiga (SNT) Heru Dwikartono saat diwawancarai terkait persiapan peluncuran Satelit Republik Indonesia (SATRIA)-1 di Orlando, Florida, AS, Kamis (15/6/2023).

ORLANDO - Wakil Koordinator Proyek PT Satelit Nusantara Tiga (SNT) Heru Dwikartono mengatakan faktor cuaca mengambil peranan penting dalam kesuksesan peluncuran Satelit Republik Indonesia (SATRIA)-1 yang merupakan proyek pemerataan internet di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"Kita lihat nanti di tanggal 18 Juni, jam enam sore itu apakah cuaca akan mendukung atau tidak. Marilah kita berdoa bahwa cuaca mendukung dan tidak ada hal lain yang menunda peluncuran ini," ujar Heru di Orlando, Florida, Amerika Serikat, Kamis (15/6) waktu setempat.

Heru mengatakan dalam informasi terbaru, SpaceX selaku pihak yang bertanggung jawab untuk meluncurkan SATRIA-1 menjadwalkan peluncuran berlangsung pada Minggu, 18 Juni 18.00 waktu setempat atau pada 05.00 WIB. Jika cuaca tetap stabil dan cerah, maka SATRIA-1 dapat langsung diluncurkan.

Selain cuaca, kesuksesan peluncuran SATRIA-1 juga dapat dipengaruhi oleh faktor teknis. Namun sejauh ini, berdasarkan pemantauan dan analisis PT. SNT tidak ada kendala terkait faktor teknis tersebut.

Dalam pemantauan yang dilakukan, Heru mengatakan saat ini SATRIA-1 sudah masuk ke dalam kapsul dan akan diintegrasikan dengan roket Falcon 9 milik SpaceX.

Setelah integrasi itu selesai, satelit akan dibawa dari fasilitas SpaceX menuju launch pad atau landasan peluncuran supaya roket bisa diluncurkan ke angkasa. Landasan peluncuran tersebut berada di Space Kennedy Centre, Cape Canaveral, Florida, AS.

SATRIA-1 merupakan proyek yang dikerjakan dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).Kemenkominfo melalui Badan Layanan Umum BAKTI Kominfo menjadikan PT SNT sebagai Badan Usaha Penyelenggara (BUP) di dalam proyek SATRIA-1.

Pada peluncuran, SATRIA-1 diproyeksikan akan mengisi orbit 146 Bujur Timur.

Dengan kapasitas maksimal 150 Gbps, SATRIA-1 menjadi satelit dengan kapasitas terbesar di Asia dan diharapkan mampu memberikan kesetaraan akses infrastruktur digital di fasilitas-fasilitas publik untuk wilayah 3T Indonesia.

Fasilitas publik yang dimaksud seperti sekolah, rumah sakit, puskesmas, kantor desa, kantor kelurahan, kantor kecamatan, hingga layanan keamanan untuk masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.